Produk olahan rumput laut produksi Dapur Kreatif Anugerah Pertiwi di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Jawa Barat. (Petrominer/Pris)

Karawang, Petrominer – Orang kampung dengan rezeki kota dan bisnis mendunia. Istilah ini setidaknya bisa dilekatkan pada Koperasi Mina Agar Makmur. Bagaimana tidak, usaha makanan rumput laut yang dikelolanya di sebuah desa utara Karawang, Jawa Barat, bisa merambah kawasan elit di Jakarta dan bahkan dieskpor ke mancanegara.

Meskipun usaha di kampung, namun bisnis yang dikelola koperasi mitra binaan Subholding Upstream Regional Jawa Bagian Barat Field Tambun ini tidaklah kampungan. Berkat ketekunan dan inovasinya dalam mengelola rumput laut kering dan agar-agar rumput laut, produknya pun menjadi makanan andalan, terutama bagi mereka yang sedang menjalani diet ketat dan butuh makanan berserat tinggi.

Malahan, permintaan rumput laut kering dan agar-agar rumput laut mengalami lonjakan cukup tinggi di tengah pandemi Covid-19. Umumnya, para konsumen tertarik atas mutu rumput laut kering dan produk hasil olahan rumput laut yang dihasilkan oleh koperasi yang dipimpin oleh Usup Supriatna ini.

“Usaha kami ini dilakukan di kampung pelosok. Namun produknya bisa mencapai orang-orang yang tinggal di kawasan elit Jakarta Selatan, dan bahkan sebagian dijual ke luar negeri. Istilahnya, orang kampung rezeki kota dan bisnis mendunia,” ungkap Usup saat PETROMINER menyambangi tempat kerjanya di Desa Pisangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Sabtu (27/11).

Usup menjelaskan pihaknya secara runtin menjual rumput laut kering kepada salah satu perusahaan pengolahan rumput laut di Tangerang, Banten. Setiap bulan dikirim sekitar 100 ton rumput kering kepada konsumen. Proses produksi rumput laut kering ini didukung oleh beberapa gudang yang dikelola Koperasi Agar Mina Makmur.

Awalnya, koperasi ini hanya memiliki satu gudang di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya. Namun, produksi rumput laut yang terus meningkat membuat kapasitas gudang koperasi sudah tidak mampu lagi menampung lagi. Dengan bantuan dari Pertamina, satu gudang lagi dibangun di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya

“Kini, kalau dirata-ratakan setiap tahun kami menjual 1.000-1.200 ton. Kalau kami produksi lebih dari 1.200 ton pun, perusahaan tersebut siap menampung,” tegasnya.

Tidak hanya membeli semua produksi rumput laut kering dari Koperasi Agar Mina Makmur, perusahaan nasional itu juga ikut memberikan masukan untuk perbaikan kualitas rumput laut. Upaya ini diyakni secara langsung akan meningkatkan harga beli ke produsen.

Harga jual rumput laut dari Koperasi Mina Agar Makmur Rp 5.000 per kilogram. Dengan asumsi produksi 1.200 ton per tahun, Koperasi pun mampu mengeruk keuntungan sekitar Rp 6 miliar.

“Itu belum termasuk omzet dari pengolahan agar-agar rumput laut,” ujar Usup.

Ketua Koperasi Mina Agar Makmur, Usup Supriatna, dengan sejumlah piala penghargaan atas segala inovasi dan kreatifitasnya dalam pengembangan usaha.

Selain menjual rumput laut kering, Koperasi Mina Agar Makmur melalui Kelompok Anugerah Pertiwi juga memproduksi produk olahan agar-agar dan mie dari rumput laut. Ada dua produk yang dijual, yaitu Agar Strip dan Mie Kristal. Pembuatan dan pengolahan kedua produk ini dilakukan oleh Kelompok Anugerah Pertiwi yang sebagian besar anggotanya terdiri dari ibu-ibu.

Mereka membuat olahan rumput laut jenis Glacilaria sp berupa Agar Strip dan Mie Kristal. Makanan yang mengandung serat tinggi ini cocok dijadikan menu diet. Apalagi, makanan tersebut banyak dipasarkan di luar negeri seperti Jepang dan China.

Fasilitas pengolahan makanan dari rumput laut ini cukup lengkap. Selain memiliki beberapa unit freezer, juga tempat pengeringan rumput laut, dan pengolahan racikan bumbu untuk penyedap rasa mie dalam mangkuk kertas (paper bowl).

Mie kristal olahan dari agar-agar rumput laut ini diyakini berkualitas terbaik. Memiliki serat pangan sangat tinggi dan rendah kandungan karbohidrat sehingga sangat baik dan menyehatkan bagi pencernaan.

“Mie kristal agar-agar rumput laut ini banyak disukai, bahkan salah satu konsultan kesehatan di daerah Jakarta Selatan secara runtin memesan mie kristal ini untuk diet Kesehatan,” ujar Usup.

Awalnya, konsultan kesehatan tersebut membeli 100 pieces, namun terus berkembang menjadi 5.000 pieces dan kini menembus 11.000 pieces. Total kapasitas produksi mie kristal Kelompok Anugerah sejatinya mencapai 15.000 pieces.

“Produk mie kristal ini cukup berhasil dan paling digemari. Dietnya itu enak. Mie kristal ini cocok untuk makanan alternatif penderita gula darah tinggi/diabetes, diet rendah karbohidrat,” ungkapnya.

Menurut Usup, ide pengembangan mie kristal agar-agar rumput laut ini berawal dari kebiasannya makan mie instan. Terbersit dalam pikirannya untuk mengembangkan mie kristal. Belakangan, dia pun mencoba merealisasikan ide itu. Apalagi sebelumnya Kelompok Anugerah Pertiwi itu sudah memproduksi Agar Strip.

“Saya coba pakai bumbu mie instan, kok enak juga,” ujar Usup.

Mie kristal agar-agar rumput laut olahan tersebut dijual Rp 10 ribu untuk ukuran mangkuk 7 gram. Sedangkan dalam wadah plastik ukuran 30 gram dilepas pada harga Rp 30 ribu.

Sebelum memproduksi mie kristal, Kelompok Anugerah Pertiwi lebih diterima pasar terlebih dahulu memasarkan Agar Strip. Ini adalah makanan olahan rumput laut yang mengandung serat tinggi dan cocok dijadikan menu diet. Makanan jenis ini banyak digemari di China dan Jepang.

Inovasi produk hilir rumput laut Kelompok Anugerah Pertiwi sejatinya bermula lewat Agar Strip yang mulai diproduksikan tahun 2018 berkat bantuan dari Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan (BBP2HP), sekarang Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BP3KP).

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Supriadi, menyatakan optimismenya bahwa budidaya rumput laut di Karawang akan kian berkembang seiring masyarakat yang semakin menggemari makanan sehat dari rumput laut.

“Saya berasumsi (budidaya) rumput laut ini akan ngetren ke depan karena hamanya juga relatif hampir tidak ada,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here