Jakarta, Petrominer — Manajemen PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) menyambut baik pengumuman yang dikeluarkan hari ini terkait pembelian Perusahaan oleh PT Amman Mineral Internasional (AMI). Pihak managemen komitmen untuk melanjutkan operasi secara normal sambil tetap mempertahankan standar yang tinggi atas keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

“Terima kasih kepada seluruh karyawan atas komitmennya terhadap keselamatan kerja dan operasi yang bertanggung jawab,” kata Presiden Direktur NNT, Rachmat Makkasau, dalam pernyataan tertulis yang diterima Petrominer, Kamis (30/6).

Rachmat menegaskan, seluruh karyawan dan mitra bisnis tambang Batu Hijau sangat menghargai komitmen AMI untuk tetap mempertahankan standar-standar operasi tambang yang tinggi dan aman, kinerja lingkungan yang bertanggung jawab, serta pengembangan masyarakat.

“Melalui kinerja yang baik dan berkelanjutan, kami akan terus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi secara jangka panjang untuk Kabupaten Sumbawa Barat dan Propinsi Nusa Tenggara Barat, serta memberikan pendapatan kepada pemerintah melalui pembayaran pajak-pajak di tingkat lokal, regional, dan nasional,” paparnya.

Dia juga menyatakan bahwa AMI berkeinginan untuk mempertahankan status karyawan, hak-hak, dan benefit sebagaimana saat ini.

Hari ini (Kamis, 30/6), Newmont dan Sumitomo telah mengumumkan bahwa AMI telah menyepakati untuk membeli NNT dengan harga yang wajar. AMI adalah perusahaan Indonesia terkemuka di industri minyak, tambang dan keuangan, serta didukung oleh sebuah konsorsium bank-bank Indonesia dan internasional.

Hingga kini, NNT mempekerjakan sekitar 7.000 karyawan dan mitra bisnis. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2000, NNT telah berkontribusi lebih dari Rp. 90 triliun melalui pembayaran pajak, bea, royalti, gaji karyawan, pembelanjaan domestik atas barang dan jasa, serta pembayaran deviden kepada para pemegang saham nasional. Selain itu, NNT juga telah melaksanakan program-program pengembangan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi tambang dengan anggaran rata-rata lebih dari Rp 50 miliar per tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here