Dompu, NTB, Petrominer – Pemerintah terus berupaya mengurangi keterbatasan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia untuk mewujudkan energi berkeadilan. Salah satunya dengan memberikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada desa-desa yang tidak masuk jaringan ketenagalistrikan.
“Pembagian dan pemasangan LTSHE memang diperuntukan untuk daerah daerah yang tidak ada jaringan ketenagalistrikan, minimal masyarakat merasakan terang bisa untuk belajar malam” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM), Dadan Kusdiana, Sabtu (18/11).
Desa Sori Tatanga menjadi salah satu desa yang mendapatkan LTSHE sebanyak 110 unit. Jumlah ini terbagi atas dua dusun yaitu Mada Oi (40 unit) dan Bukit Sari (70 unit).
Perjalanan menuju dusun Bukit Sari, Desa Sori Tatanga, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditempuh kurang lebih 5 jam jalan darat dari bandara Bima. Menembus bukit hanya diterangi lampu mobil tanpa lampu jalan, sudah memberikan sensasi tersendiri.
“Kami sampai tepat pukul 22.00 WITA, di mana sebagian besar warga sudah tidur. Kami disambut oleh kepala desa yang sangat bersenang hati karena desanya akan terang,” ujar Dadan.
Desa Sori Tatanga terletak di kaki gunung Tambora, dengan mata pencaharian penduduk bercocok tanam jagung. Sebanyak 110 paket telah semua rampung dipasang. Warga Dusun sangat antusias dan gembira mendapatkan pembagian LTSHE ini.
Dengan adanya LTSHE, aktivitas masyarakat mulai berdenyut di malam hari, dan anak-anak juga bisa belajar di malam hari. Tidak seperti sebelumnya, jam 8 malam, aktivitas sudah berhenti.
Hal ini dirasakan sekali oleh Hana, siswi SD kelas VI yang rumahnya baru saja dipasang lampu LTSHE.
“Sekarang saya bisa belajar malam kak, bisa sampai jam 10 malam, senang kak, lampunya juga terang” ujar Nana, saat ditemui di rumahnya
Kementerian ESDM meluncurkan program LTSHE periode 2017-2018 untuk 2.500 desa yang belum berlistrik atau desa gelap gulita. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah LTSHE yang akan diberikan sebanyak 863 unit.








Tinggalkan Balasan