Balikpapan, Petrominer – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, melakukan kunjungan perdana sekaligus inspeksi ke Refinery Unit (RU) V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan. Ida Fauziyah menyatakan apresiasi atas implementasi K3 Pertamina yang sudah sangat baik.
“Kami sengaja mengunjungi Pertamina, karena tergolong perusahaan yang memiliki risiko tinggi, sehingga penting bagi kami untuk mengetahui implementasi K3 di lingkungan Pertamina,” jelasnya di sela-sela kunjungan tersebut, Sabtu (18/1).
Kunjungan ini dalam rangka bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan kerja) dan memperingati Hari K3 Nasional yang jatuh pada 12 Januari 2020 lalu.
Menurut Ida Fauziyah, Refinery Unit V, beberapa kali telah mendapat penghargaan, baik tingkat daerah maupun nasional yang berhubungan dengan K3. Pertamina sebagai contoh perusahaan yang memiliki kecelakaan nihil dan Program P-2 HIV AIDS dan beberapa penghargaan lainnya. Hal ini, sangat positif karena sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia, sudah sewajarnya bahwa K3 diimplementasikan sebagai budaya bukan hanya sekadar regulasi.
“Saya harap Pertamina di Balikpapan dapat mendorong dan memotivasi perusahaan lainnya untuk dapat mengimplementasikan K3 dengan baik. Selain itu, salah satu poin penting yang menjadi fokus sekarang adalah pengembangan Sumber Daya Manusia yang memperhatikan aspek K3, karena hal tersebut akan berpengaruh besar pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan,” ujarnya.
Menaker dan rombongan juga mengunjungi On Site Clinic Medical RU V untuk mengetahui sistem on site clinic yang ada di Pertamina. Dalam kesempatan itu, dia sekaligus menyapa para pekerja yang sedang melakukan pemeriksaan.
Dalam paparannya saat menerima kunjungan tersebut, Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Koeshartanto, menyampaikan mengenai Refinery Unit V dan RDMP Balikpapan serta implementasi budaya K3 yang ada di lingkungan perusahaan.
Menurut Koeshartanto, RDMP Balikpapan merupakan project besar yang dimiliki Pertamina dan akan menyerap banyak tenaga kerja. “Kami akan berikan kesempatan sebesar-besarnya kepada masyarakat jika ingin bergabung dalam proyek. Pertamina saat ini terus membutuhkan SDM Unggul untuk bersama-sama membangun perusahaan energi ini,” jelasnya.








Tinggalkan Balasan