Jakarta, Petrominer — Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan listrik selama liburan lebaran nanti aman. Apalagi, selama menjelang dan setelah hari raya Idul Fitri 1438 H, banyak konsumen listrik terbesar menutup operasinya.
Hal itu disampaikan Menteri ESDM ketika mengunjungi Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa-Bali, di Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis pagi (15/6). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memantau kesiapan pasokan listrik.
Menurut Jonan, pada hari besar seperti Idul Fitri, rata-rata konsumsi listrik secara nasional berkurang. Hal ini dikarenakan banyak industri sebagai konsumen listrik terbesar yang menutup operasinya.
“Secara keseluruhan turun, terutama di wilayah-wilayah industri. Misalnya, Jawa Barat dan Sumatera sebagian itu turun. Kalau hari libur listrik tidak ada masalah, namun kehandalan sistem harus tetap dijaga,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Jonan mengapresiasi para pekerja PT PLN (Persero) yang masih bertugas menjaga pasokan listrik saat masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, menjaga kehandalan pasokan listrik merupakan keharusan agar masyarakat tetap nyaman.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada ribuan pekerja PLN yang bersedia tidak libur karena bertugas menjaga keadaan. Pasokan Listrik termasuk karyawan administrasi juga on call. Beban pembangkit menurun namun secara kesiagaan harus meningkat,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Dia memperkirakan, pemakaian listrik untuk wilayah Jawa-Bali di momen Lebaran bisa berkurang hingga 40 persen dibandingkan pemakaian listrik pada hari kerja biasa.
Meskipun begitu, PLN akan menyiapkan satuan tugas distribusi yang tersebar di seluruh wilayah. Hal ini untuk menjamin pasokan listrik dan antisipasi gangguan jaringan selama Ramadhan hingga lebaran nanti.
“PLN telah menetapkan masa siaga Lebaran dari tanggal 18 Juni sampai 2 juli 2017 dengan membentuk Posko Lebaran yang beroperasi 24 jam. Meski kebutuhan pasokan listrik saat Lebaran menurun, kehandalan sistem harus dijaga,” kata Sofyan.
Pada saat Lebaran nanti, daya mampu netto pembangkit sistem Jawa Bali adalah sebesar 33.480 MW jumlah ini cukup untuk melayani beban pincak lebaran yang diperkirakan mencapai 16.560 MW.
Kunjungan Wamen ESDM
Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar juga melakukan beberapa kunjungan ke daerah untuk memastikan pasokan listrik dan stok BBM terpenuhi dengan baik. Setelah mengunjungi Balikpapan beberapa waktu lalu, Arcandra, Rabu pagi (14/6) bertolak ke Pekanbaru, Riau meninjau langsung kesiapan PLN dan Pertamina menghadapi lebaran tahun ini di wilayah Sumatera.
Di Pekanbaru, didampingi Gubernur Riau, Arsyasjuliandi Rachman, Arcandra langsung menuju kantor PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
PLN yang diwakili oleh Direktur Operasi Bisnis Regional Sumatera, Amir Rosyidin, menyampaikan bahwa PLN memastikan pasokan listrik wilayah Sumatera menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. Arsyasjuliandi juga melaporkan bahwa untuk wilayah Sumatera, cadangan listrik lebih 500 MW setiap harinya.









Tinggalkan Balasan