Garut, Petrominer – “Semoga kalian bisa kembali berburu mangsa di hutan, hidup rukun dan berkembang biak untuk mewarnai ekosistem hutan.”

Demikian pesan yang disampaikan VP CSR dan SMEPP PT Pertamina (Persero), Agus Mashud, sesaat sebelum melepas pasangan burung elang, Alamsyah dan Deede, di kawasan Hutan Kamojang, Garut, Kamis sore (19/10).

Pelepasliaran elang dilakukan dengan membuka selubung kandang besar di kawasan hutan Kamojang. Tradisi menyampaikan pesan-pesan dilakukan agar elang yang akan dilepasliarkan tidak kembali ke Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK), di mana hampir satu tahun lebih kedua elang tersebut menjalani rehabilitaai.

Alamsyah (jantan) dan Deede (betina) adalah pasangan Elang Ular (Spilornis Cheela) dewasa yang telah selesai menjalani masa rehabilitasi. Kedua ekor elang ini dinilai layak dilepasliarkan kembali ke alam liar.

Alamsyah adalah Elang Ular yang diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung pada 6 Maret 2016. Sementara Deede adalah Elang Ular hasil sitaan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Tasikmalaya pada 19 Oktober 2016. Keduanya diserahkan kepada PKEK untuk direhabilitasi.

Manajer operasional PKEK Zaini mengatakan proses rehabilitasi elang diawali dengan pemeriksaan medis untuk memastikan kesehatannya. Tindakan ini diambil begitu pertama kali elang diterima.

Selama masa rehabilitasi elang diajarkan berbagai aktivitas untuk mengembalikan naluri alami elang seperti kemampuan berburu, terbang dan kemampuan lainnya agar elang bisa bertahan hidup di alam liar.

Dia menjelaskan, pelepasliaran kali ini sedikit berbeda dengan pelepasliaran sebelumnya. Elang yang dilepaskan sejak awal telah dijodohkan dan diharapkan di alam liar nanti mereka bisa berjodoh hingga bisa berkembang biak sehingga bisa menambah populasi elang ular.

Dengan dilepasliarkannya kedua Elang Ular tersebut, maka sudah ada 22 elang yang dikembalikan ke alam liar oleh PKEK yang merupakan pusat konservasi elang terbesar di Indonesia berstandar IUCN (International Union for Conservation of Nature).

PKEK dibangun melalui program CSR lingkungan Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, yang bersinergi dengan BBKSDA Jawa Barat, & Forum Raptor Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here