Medco Gandeng MUI Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Posted by

Jakarta, Petrominer — Medco Group menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BUMN PT. Bahana Artha Ventura (BAV) untuk menggarap “Program Arus Baru Ekonomi Indonesia”. Program yang ditujukan untuk mendukung terwujudnya perekonomian umat yang kuat sebagaimana dirumuskan dalam Kongres Ekonomi Umat yang dibuka Presiden Joko Widodo pada 22-24 April lalu di Jakarta.

Peluncuran program tersebut dilakukan oleh founder Medco Group, Arifin Panigoro, Ketua MUI Ma’ruf Amin, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki di kediaman Arifin Panigoro di kawasan Kebayoran Baru, Rabu (21/6). Program ini merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang melibatkan banyak pihak, termasuk pondok-pondok pesantren dan berbagai ormas Islam.

Menurut Arifin Panigoro, sejak awal Medco Group memang berkomitmen untuk terlibat dalam gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini. Alasannya, tujuannya jelas, yakni agar masyarakat punya budaya entrepreneurship, meningkatkan penghasilan, dan pada akhirnya mensejahterakan umat.

Sementara Ma’ruf Amin mengatakan, lembaganya akan terus mendorong dan mengawal pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi umat ini hingga seluruh Indonesia.

“Dari tingkat pusat hingga MUI di daerah-daerah akan terlibat dalam gerakan ini sehingga perekonomian umat bisa terangkat,” katanya.

Peluncuran program ini merupakan upaya untuk mempercepat pelaksanaan pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia. Sebagai tahap awal, sejumlah pondok pesantren, ormas Islam, koperasi, dan UMKM dari empat provinsi di Indonesia dilibatkan dalam program ini.

Dua perusahaan inti dan Perusahaan Modal Ventura Daerah yang terafilisasi dengan BAV juga akan ikut dalam penandatanganan kesepakatan itu. Bersama Medco dan MUI, berbagai pihak yang akan terlibat dalam program juga akan melakukan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) untuk beberapa pilot project penguatan ekonomi umat.

Pilot project yang akan diluncurkan dalam “Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” ini di antaranya adalah “Program Domba Nasional (Prodombas)” yang melibatkan sembilan mitra usaha dan satu perusahaan inti di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Selain itu, turut diresmikan “Program Konco Jagung” di Bojonegoro, Jawa Timur. Dan terakhir adalah “Program Pengasuhan Bisnis” yang melibatkan perusahaan, pondok pesantren, dan Perusahaan Modal Ventura Daerah.

Dengan tiga pilot project tersebut, Arifin Panigoro optimistis program ekonomi umat di Indonesia akan cepat bergulir sehingga bisa membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.

“Pemerintah tidak boleh ditinggalkan sendirian dalam membangun ekonomi umat. Swasta, Ormas Islam, UMKM, dan yang lebih penting lagi pesantren, harus bergerak bersama mewujudkan kesejahteraan. Kita harus berada di garda depan untuk membangun ekonomi umat yang kokoh”, ujar Arifin.

Arifin berharap ketiga pilot project ini ke depan bisa diduplikasi ke daerah lain. “Kita harapkan pilot project ini akan dikembangkan pula di daerah lain. Jika ada seratus, lalu seribu pesantren yang kuat secara ekonomi, tentu kita akan memiliki umat yang berdaya dan Indonesia yang sejahtera,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *