Sumur eksplorasi IJN 6-1 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Ijen di wilayah Blawan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur.

Jakarta, Petrominer – PT Medco Power Indonesia, melalui anak usahanya PT Medco Cahaya Geothermal (MCG), menginformasikan telah berhasil mengendalikan terjadinya semburan atau aliran uap ke permukaan pada pengeboran sumur IJN 6-1 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Ijen di wilayah Blawan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Semburan atau aliran uap ke permukaan terhenti sejak Senin pagi (27/4) pukul 10.00.

“Pada pukul 10.00 pagi tadi, aliran uap ke permukaan telah berhasil dihentikan dan tidak ditemukan adanya gas berbahaya,” ujar Corporate Secretary Medco Power Indonesia, Ibnu Nurzaman, Senin sore (27/4).

Lihat juga: Tidak Ada Gas Berbahaya dari Semburan di Blawan Ijen

Saat ini, jelas Ibnu, MCG masih melakukan proses stabilisasi sumur untuk memastikan operasi pengeboran dapat kembali dilanjutkan. Sementara koordinasi dengan Institusi Pemerintahan terkait, pemerintah daerah setempat terus dilaksanakan untuk memastikan suasana kondusif bagi masyarakat sekitar.

“Dalam melaksanakan aktivitas operasi, MCG selalu berkomitmen pada keselamatan, kesehatan kerja, dan kelestarian lingkungan hidup. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam tindakan penanganan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, MCG melaporkan tidak ada bahan berbahaya yang ditemukan saat melakukan pengendalian semburan uap yang terjadi sejak Minggu pagi (26/4). Pihak MCG mengatasi semburan uap tersebut dengan menstabilkan sumur melalui pemompaan lumpur berat pengeboran.

MCG merupakan perusahaan patungan antara Medco Power dan PT Ormat Geothermal Power. Pengeboran sumur IJN 6-1 dimulai sejak akhir Maret 2020 lalu. Ini merupakan sumur pertama dari total empat sumur yang direncakan dalam tahap eksplorasi untuk pengembangan PLTP Ijen dengan kapasitas 110 megawatt (MW).

Lihat juga: Medco Bor Sumur Eksplorasi Proyek PLTP Ijen

1 KOMENTAR

  1. Salut kepada MCG bisa segera mengatasi semburan uap liarnya. Semoga kelanjutan pemborannya lebih waspada dan sukses sampai menghasilkan uap produksi dan berkontribusi untuk penyediaan listrik dari EBT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here