LONGi Pasok Panel Surya untuk Proyek PLTS Vanda RE

1
325
(Kiri ke kanan) Enda Ginting, Country Manager Gurīn Energy; Dennis Guo, Regional Head of Southeast Asia LONGi; dan Joseph Wong, Head, Renewable Energy Projects Gentari.

Jakarta, Petrominer – Vanda RE Pte Ltd, joint venture milik Gurīn Energy Pte Ltd. dan Gentari International Renewables Pte Ltd., menandatangani framework supply agreement dengan LONGi Green Energy Technology Co Ltd. Dalam perjanjian ini, LONGi akan memasok hingga 1 gigawatt (GW) modul surya fotovoltaik (PV) berkinerja tinggi.

Country Manager Indonesia Gurīn Energy, Enda Ginting, menjelaskan panel-panel tersebut akan dipasang dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan skala utilitas Vanda RE di Kepulauan Riau. Kolaborasi ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan oleh pemerintah untuk proyek-proyek energi.

“Kami senang dapat bermitra dengan LONGi, melalui perusahaan joint venture kami, Vanda RE. Inovasi LONGi dalam energi terbarukan sejalan dengan misi Gurīn Energy untuk mempercepat transisi energi di Asia,” ungkap Enda usai menandatangani kesepakatan tersebut, Kamis (15/5).

Lebih lanjut, Enda menyampaikan bahwa proyek-proyek dalam koridor ekonomi hijau ini akan mendorong perusahaan-perusahaan terkemuka seperti LONGi untuk berinvestasi dalam rantai pasok dan industri teknologi ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia dengan menurunkan biaya pengembangan energi terbarukan dalam negeri dan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi bagi sektor-sektor yang bergantung pada energi hijau.

“Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan Vanda RE dan Gurīn Energy dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan energi di Kepulauan Riau. Hal ini menegaskan komitmen LONGi dalam mendorong transisi energi Asia melalui teknologi terdepan,” kata Presiden LONGi APAC, Frank Zhao.

“Dengan memanfaatkan panel surya berteknologi tinggi, kami bangga mendukung ambisi Indonesia sebagai pusat teknologi ramah lingkungan regional sambil menyediakan pasokan listrik berkelanjutan dan kompetitif bagi Singapura. Proyek ini menetapkan preseden kuat bagi sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mempercepat dekarbonisasi di seluruh ASEAN,” paparnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here