Jayapura, Petrominer – Pertamina mulai mengoperasikan Pertashop di dua lokasi di Papua sebagai bagian dari upaya menyukseskan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XX Papua. Secara khusus, unit penjualan BBM tersebut untuk melayani kebutuhan BBM kendaraan operasional PON XX.
Dua Pertashop dengan kapasitas 3 Kiloliter (KL) tersebut masing-masing berlokasi di Pool Kendaraan Operasional PON XX di ex Terminal Lama Entrop Kota Jayapura dan Nendali di kabupaten Jayapura. Peresmian dilakukan oleh Yoyok Wahyu Maniadi, selaku Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Papua Maluku, yang ditandai dengan pengisian perdana Dexlite ke kendaraan Bus PON XX, Sabtu (25/9).
Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda, menyambut baik langkah cepat dan tepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga, dengan memosisikan Pertashop tersebut langsung di Pool Kendaraan Operasional PON.
“Pertashop ini akan selalu menyediakan BBM berkualitas berupa Dexlite secara tepat mutu, waktu dan tepat jumlah,” ujar Yoyok.
Dia berharap dengan semua kendaraan operasional PON menggunakan Dexlite yang ramah lingkungan akan menjaga udara di kota dan kabupaten Jayapura ini tetap terjaga dan bersih dari polusi akibat emisi gas buang. Dengan begitu, meski jumlah kendaraan bertambah namun tingkat polusi tidak ikut bertambah.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relatios & CSR PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading, Edi Mangun, menyampaikan bahwa kendaraan yang akan dilayani di masing-masing Pertashop adalah kendaraan teregistrasi PB PON. Data kendaraan tersebut sudah ada di Pertamina sehingga tidak sembarang kendaraan bisa masuk dan mengisi BBM.
“Selain dua Pertashop, kami juga menyiapkan 8 SPBU yang khusus melayani kendaraan operasional PON di luar jam operasi normal. Layanan khusus ini dibuka agar pengisian BBM ke masyarakat umum tidak mengalami penurunan layanan akibat bertambahnya antrean pengisian di SPBU,” ujar Edi.
Ke-delapan SPBU tersebut berlokasi di Kota Jayapura sebanyak 2 SPBU, Kabupaten Jayapura sebanyak 2 SPBU, Kota Timika sebanyak 2 SPBU, dan Kota Merauke sebanyak 2 SPBU. Dalam pengoperasian SPBU Modular ini, Pertamina juga memberlakukan prosedur kesehatan Covid-19, di mana operator yang disiagakan telah melakukan vaksinasi lengkap dua kali dan secara periodik dilakukan pemeriksaan lewat swab antigen.
Dengan beroperasinya dua buah Pertashop, Pertamina menghimbau kepada para konsumen SPBU regular di kota dan kabupaten Jayapura untuk tidak menyerbu SPBU guna membeli BBM karena khawatir kehabisan stock BBM .
Selain digunakan untuk kebutuhan BBM kendaraan di masa PON XX, Pertashop bisa jadi alternatif warga kota dan kabupaten Jayapura untuk membuka usaha penjualan BBM di daerah yang belum ada atau jauh dari SPBU. Pertashop dapat dimiliki oleh warga masyarakat yang berminat dengan nilai investasi yang sangat terjangkau jika dibandingkan membangun SPBU.









Tinggalkan Balasan