Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, secara simbolis menyerahkan bantuan lampu hemat energi kepada Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, Rabu (12/4). (Petrominer/Sony)

Jayapura, Petrominer — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Hal ini bagian dari upaya mewujudkan Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo, khususnya butir ke-3.

Bantuan lampu hemat energi diserahkan oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, kepada Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, Rabu (12/4). Penyerahan bantuan itu dilakukan di sela-sela seremonial Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pegunungan Bintang Ke-XIV.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, saat ini masih ada 8.500 rumah tangga di 107 kampung yang sama sekali belum mendapatkan pelayanan listrik atau tergolong gelap gulita. Hal inilah yang mendorong Kementerian ESDM untuk melaksanakan program Pemasangan LTSHE atau lebih dikenal dengan Lampu Super Ekstra Hemat Energi (SEHEN) tahun 2017-2018.

“Program ini merupakan upaya Pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI, yang akhirnya menuju pada pemerataan kesejahteraan,” kata Rida.

LTSHE terdiri dari empat lampu LED dan satu charger USB. Paket lampu ini dibagikan secara gratis kepada warga untuk kemudian dipasang di masing-masing rumah warga. Secara simbolis telah diserahkan enam paket LTSHE kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Selanjutnya, segera akan diserahkan sekitar 8.000 paket LTSHE untuk memenuhi pemerataan listrik warga di wilayah tersebut.

Sementara itu, untuk melistriki wilayah Pegunungan Bintang, Kementerian ESDM sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini hidro (PLTM) dengan kapasitas 1 MW di Oksibil. Pembangunan PLTM dengan dana APBN ini telah dimulai setahun lalu dan diharapkan dapat selesai tahun 2018. Dengan begitu, listrik yang dihasilkan dari PLTM ini dapat segera disalurkan ke rumah-rumah warga.

Usai menyerahkan paket bantuan lampu, Rida Mulyana melakukan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur energi di daerah Iwur. Sebelumnya, sejak tahun 2012 hingga sampai saat ini, Kementerian ESDM telah membangun 4 unit PLTS Terpusat dengan total kapasitas 110 kW.

Dengan bantuan penyerahan LTSHE, Pemerintah berharap pengembangan perekonomian khususnya energi di Kabupaten Bintang dapat berjalan lebih cepat. “Kami menitipkan agar infrastruktur-infrastruktur yang telah dan akan dibangun di Pegunungan Bintang dapat dikelola dan dipelihara oleh Pemerintah Daerah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” ujar Rida.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan infrastruktur energi di daerah Iwur bersama Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, Rabu (12/4). (Petrominer/Sony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here