,

Lampu Hemat Energi Untuk Daerah Pelosok

Posted by

Ambon, Petrominer — Pemerintah berencana membagikan paket lampu hemat energi kepada warga yang tinggal di daerah belum berlistrik di seluruh pelosok Indonesia. Sebanyak 95.729 paket Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) akan dibagikan kepada sejumlah warga di enam provinsi tertimur Indonesia.

Disaksikan Presiden Joko Widodo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan secara simbolik menyerahkan paket LTHSE kepada dua warga yang berasal dari daerah yang belum berlistrik di Provinsi Maluku. Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan ekonomi yang merata melalui pemerataan akses listrik.

Penyerahan secara simbolik paket lampu hemat energi itu dilakukan dalam rangkaian acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 yang digelar di Lapangan Tantui, Ambon, Maluku, Kamis (9/2). Presiden Jokowi hadir didampingi oleh beberapa Menteri Kabinet Kerja.

“LTSHE merupakan terobosan program untuk menerangi desa-desa yang masih gelap gulita, yang jumlahnya mencapai lebih dari 2.500 desa di seluruh Indonesia. Paket LTSHE akan dibagikan kepada penerima manfaat yang berada di kawasan perbatasan, daerah tertinggal, daerah terisolir dan pulau terdepan atau jauh dari jangkauan PT PLN (Persero),” ujar Jonan.

Paket LTSHE antara lain mencakup panel surya kapasitas 20 watt peak, 4 lampu LED, baterai, biaya pemasangan, dan layanan purna jual selama tiga tahun. Lampu ini sangat cocok untuk rumah pedesaan yang secara geografis sangat terisolir dan distribusi penduduknya tersebar serta sulit dijangkau jaringan PLN.

Prinsip kerja LTSHE adalah energi dari matahari ditangkap oleh panel surya, diubah menjadi energi listrik kemudian disimpan di dalam baterai. Energi listrik di dalam baterai ini yang kemudian digunakan untuk menyalakan lampu. LTSHE dapat beroperasi maksimum hingga 60 jam. Pembagian LTSHE ini merupakan program lanjutan dari Super Ekstra Hemat Energi (SEHEN) yang pertama kali diinisiasi tahun 2012.

Tahun 2017, Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 332,8 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Targetnya, sebanyak 95.729 paket LTSHE akan diserahkan kepada 6 provinsi tertimur Indonesia, yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

“Sedangkan untuk tahun 2018, Kementerian ESDM juga telah mengusulkan dana sekitar Rp. 1 triliun untuk pelaksanaan pembagian LTSHE di 15 provinsi yang akan melistriki total 255.250 rumah tangga,” ungkap Jonan.

Untuk mencapai target penyerahan LTSHE hingga tahun 2018, Kementerian ESDM tengah mempersiapkan Peraturan Menteri ESDM tentang tata cara penyediaan LTSHE bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik. Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan pembagian LTSHE ini.

“Pemerataan akses listrik adalah hal mutlak demi energi yang berkeadilan di Indonesia,” tegas Jonan.

2 tanggapan

  1. Avatar Sonny
    Sonny
    1. Avatar Prismono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *