Krista Exhibitions Laporkan Mitra Asingnya Ke Polisi

0
153

Jakarta, Petrominer – PT Kristamedia Pratama (Krista Exhibitions) melaporkan mitranya dari Perancis ke polisi. Pihak Krista menduga telah terjadi tindak pidana berupa pemalsuan dokumen oleh mitra asingnya tersebut.

“Pada 12 Januari 2026 lalu, pihak kuasa hukum Krista Exhibitions telah membuat laporan Polisi di Mabes POLRI dengan nomor laporan LP/B/12/I/2026/SPKT/BARESKRIM-POLRI tentang peristiwa dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen sebagaimana dimaksud dalam pasal 391 KUHP yang baru,” ungkap Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, Jum’at (23/1).

Dalam kesempatan itu, Daud didampingi Chief Marketing Officer Krista, Christina Sudjie, dan tim kuasa hukumnya.

Dia menjelaskan, kemitraan dengan mitra asing dari Perancis dijalin sejak tahun 2015. Langkah ini diambil guna memadukan dua kekuatan dalam penyelenggaraan pameran. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 2025, sehingga pameran terkait makanan, minuman, dan HoReCa beserta industri pendukungannya tersebut bisa diselenggarakan sampai 9 kali selama kurun waktu 11 tahun terakhir.

“Namun dalam perjalanan bersama dengan mitra asing dari Prancis tersebut, diduga telah terjadi tindak pidana. Hal inilah yang mendorong pihak kuasa hukum Krista Exhibitions membuat laporan Polisi,” ujar Daud.

Interfood 2026

Dalam kesempatan itu, Krista Exhibitions juga mengumumkan penyesuaian agenda pameran tahun 2026. Penyelenggara pameran nasional berskala internasional ini juga memastikan event Krista Interfood 2026 akan digelar  di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, pada 4–7 November 2026.

Menurutnya, pameran makanan, minuman, HoReCa beserta industri pendukung terkaitnya tersebut telah diselenggarakan selama 26 tahun terakhir. Krista merupakan perusahaan penyelenggara pameran yang 100 persen dimiliki perusahaan nasional, dan berdiri sejak tahun 1994.

“Secara konsisten setiap tahun Krista menyelenggarakan lebih dari 30 judul pameran di berbagai sektor industri dan di sejumlah kota di Indonesia,” ungkap Daud.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh pihak yang selama ini bertumbuh bersama serta menjadi bagian utama berkembangnya Krista Exhibitions. Dalam setiap pamerannya, selalu melibatkan partisipasi lebih dari 5 ribu peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri, serta dihadiri lebih dari 150 ribu pelaku usaha domestik maupun yang berasal dari mancanegara. 

“Salah satu pameran terbesar Krista adalah Interfood Indonesia, pameran sektor makanan, minuman, HoReCa, dan industri terkait pendukungnya yang pertama kali diselenggarakan tahun 2000 dan berkembang pesat selama 15 tahun terakhir,” jelas Daud. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here