,

Kolaborasi dan Kemitraan dalam Mendukung Solusi Berbasis Alam

Posted by

Jakarta, Petrominer – Peluncuran Pooled Fund putaran kedua telah dilaksanakan, bertepatan dengan Konferensi Global AVPN 2022 yang diselenggarakan di Bali pada 20-24 Juni 2022 lalu. Penggalangan dana sosial ini akan difokuskan pada kesehatan dan nutrisi ibu, bayi, dan anak di Indonesia, Filipina, Kamboja dan Vietnam.

Chevron, sebagai salah satu anggota pendiri AVPN Healthcare Pooled Fund, telah memberikan kontribusi sebesar US$ 600.000 untuk Pooled Fund ini selama tiga tahun sejak tahun 2021. Gerakan ini untuk memperkuat layanan kesehatan primer di daerah pedesaan dan perkotaan yang sulit dijangkau di Asia Tenggara.

“Pada konferensi Global AVPN tersebut, Chevron juga membagikan pengalamannya pada sesi yang berkaitan dengan solusi berbasis alam serta pendidikan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM),” ujar Chevron Indonesia Country Manager, Wahyu Budiarto, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Rabu (29/6).

Sejak tahun 2018, menurut Wahyu, Chevron telah berkontribusi sebesar US$ 700.000 untuk solusi berbasis alam seperti upaya perencanaan restorasi pesisir khususnya ekosistem mangrove di Indonesia, yakni Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) di Riau seluas 200.000 hektar dan di Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) Jakarta seluas 25 hektar. Dalam donasi tersebut , Chevron bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan beberapa mitra industri lainnya.

Dalam program MERA di SMMA Jakarta, yang kini tengah berlangsung, Chveron juga berkolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Chevron menyadari akan pentingnya kolaborasi dan kemitraan untuk menghasilkan perubahan positif dalam skala besar di Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan bekerja sama dengan berbagai pelaku industri, baik dalam negeri maupun multinasional, untuk mendukung berbagai program yang mengedepankan solusi berbasis alam. Kami harap program-program ini dapat mendukung pemerintah dalam pencapaian target transisi energi nasional serta pemberdayaan masyarakat,” jelas Wahyu.

Di Riau, Chevron dan YKAN melalui program yang sama juga telah mendukung Pemerintah Provinsi Riau dalam merencanakan restorasi untuk pengelolaan pesisir terpadu. Perencanaan restorasi ini telah dijadikan dasar bagi pemerintah untuk melakukan restorasi pesisir khususnya ekosistem mangrove.

Untuk Jakarta, Chevron tidak hanya mendukung perencanaannya, tetapi juga melaksanakan kegiatan restorasi ekosistem dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan fungsi kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) sebagai pusat pendidikan mangrove di Jakarta, untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi ekosistem mangrove.

Selain program MERA, sejak tahun 2021, Chevron melalui Chevron Miller Center for Social Entrepreneurship telah memprakarsai program Asia Pacific Climate Resilience Accelerator dalam rangka meningkatkan solusi ketahanan iklim melalui kewirausahaan sosial untuk tiga tahun ke depan. Program senilai US$ 900.000 ini mendukung perusahaan-perusahaan dalam pengembangan solusi pertanian cerdas iklim (climate smart agriculture), air bersih, dan energi rendah karbon yang andal bagi komunitas rentan di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

Program ini juga mendorong penelitian dan penciptaan metode pelatihan khusus untuk menanggapi bias yang cenderung dihadapi oleh pelaku bisnis perempuan dan minoritas dalam pengumpulan dana. Program ini telah berhasil mendukung perusahaan dalam negeri, seperti Yayasan Rumah Energi (Rumah Energi), yang merupakan sebuah organisasi masyarakat sipil non-profit tingkat tapak (grassroots CSO) yang berfokus pada Energi Terbarukan, Pertanian Adaptasi Iklim, dan Usaha Bisnis Sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *