, ,

Kian Efisiensi, Pertamina Lubricants Resmikan Mini LOBP di Jakarta

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Lubricants meresmikan Mini Lube Oil Blending Plant (Mini LOBP) di Production Unit Jakarta, Jakarta Utara. Fasilitas terbaru ini memungkinkan produksi pelumas lebih cepat, efisien, dan fleksibel sehingga konsumen dapat merasakan layanan yang lebih sigap, sekaligus memperluas akses ke pasar global dengan skala produksi yang lebih kecil.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi, menjelaskan Mini LOBP memiliki kapasitas produksi hingga 24 kiloliter (KL) per hari, setara dengan 528 KL per bulan atau sekitar 6.336 KL per tahun. Fasilitas ini menjadi pelengkap strategis lini produksi utama Pertamina Lubricants, sehingga dapat lebih adaptif dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun mancanegara.

“Fasilitas ini adalah bukti komitmen kami untuk terus tumbuh berdaya saing di kancah global. Dengan Mini LOBP, kami dapat mempercepat pemenuhan permintaan pelanggan, memperkuat pasar domestik, sekaligus memperluas jangkauan ekspor ke negara-negara seperti Thailand, Jepang, Bangladesh, Yaman, Afrika Selatan, dan Australia,” ujar Werry, Selasa (23/9).

Acara peresmian Mini LOBP bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-12 Pertamina Lubricants, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan prosesi pemotongan pita oleh Komisaris PT Pertamina (Persero) Bambang Suswantono, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, serta Direktur Utama Pertamina Lubricants Werry Prayogi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyebutkan bahwa fasilitas ini adalah jawaban atas dinamika industri yang bergerak cepat. Mini LOBP ini adalah tonggak awal perjalanan yang lebih gemilang.

“Kita semua menyadari bahwa dunia energi dan otomotif bergerak sangat cepat. Persaingan bukan hanya soal harga, tetapi juga ketepatan waktu, kualitas layanan, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, inovasi harus tetap menjadi DNA perusahaan,” ungkap Simon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *