Ketika Direktur PLN Jadi Guru Sehari

0
432
Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero), Nicke Widyawati, saat tampil menjadi pengajar tamu di SMAN 2 dan SMPN 2 Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (29/8).

Tasikmalaya, Petrominer — “Tidak ada yang tidak mungkin, asalkan positif, mari membangun wujudkan cita-cita.” Demikian disampaikan Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero), Nicke Widyawati, ketika jadi pengajar tamu di SMAN 2 dan SMPN 2 Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kehadiran Nicke tersebut merupakan bagian dari kegiatan PLN mengajar, di mana para Direksi dan General Manager unit-unit PLN mengabdi sebagai guru dalam rangka berbagi ilmu dan pengalaman dangan para siswa.

Kegiatan ini merupakan rangkaian BUMN Hadir untuk Negeri. Tahun ini, PLN mengajar mengambil tema menyemai inspirasi dan membangun karakter pemuda-pemudi Negeri.

Di tengah kesibukannya, Alumni SMPN 2 Tasikmalaya ini sangat bersemangat berbagi pengalaman dan motivasinya kepada para siswa SMAN 2 dan SMPN 2 Tasikmalaya.

“Senang sekali bisa kembali kesekolah dan sharing pengalaman serta berbagi ilmu kepada adik-adik SMA dan SMP. Semoga saja kehadiran PLN di sekolah-sekolah selain bisa memotivasi sekaligus bisa memberikan gambaran terkait apa yang dilakukan PLN untuk meningkatkan ratio elektrifikasi,” ujar Nicke.

Dalam pertemuan yang singkat namun penuh arti tersebut terlihat seluruh siswa bahkan guru antusias mendengarkan cerita dari Direktur perempuan satu satunya di PLN itu.

Para siswa juga diberi kesempatan untuk berinteraksi lewat sesi tanya jawab setelah sebelumnya diberi pemaparan terkait proses bisnis dan upaya PLN dalam menerangi Nusantara.

Salah satu siswa Kelas 12, Zaki Mustafa Zuhad, mengaku pemahamannya tentang listrik menjadi bertambah dengan hadirnya PLN mengajar.

“Saya senang sekali dengan kegiatan seperti ini dan berharap PLN juga bisa mengadakan lomba karya ilmiah untuk siswa SMA agar kami lebih terpacu,” ungkap Zaki.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala sekolah SMAN 2 Tasikmalaya, Aam Abdullah. Dia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk siswa agar bisa termotivasi menggapai cita-cita, selain itu kegiatan ini juga memberikan gambaran sistem ketenagalistrikan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, PLN juga meresmikan ruang baca untuk di SMAN 2 Tasikmalaya.

“Buku adalah sumber ilmu, semakin banyak membaca wawasan siswa akan lebih luas dan terbuka, kami harap ruang baca ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Nicke.

Kegiatan PLN Mengajar yang serentak dilaksanakan di 66 sekolah se-Nusantara pada minggu ke-3 dan ke-4 Agustus 2016 ini merupakan kegiatan untuk para pejabat PLN berbagi motivasi dan bercerita mengenai pengalaman mereka di bidang profesional, khususnya di saat menjabat menjadi orang-orang terpenting di BUMN besar ini.

Selain memberikan pengajaran kepada para siswa, PLN juga memberikan total bantuan pendidikan sebesar Rp 3,6 Milyar untuk 66 sekolah tersebar, hal ini demi meningkatkan motivasi siswa dalam belajar serta mencapai cita-citanya di dunia kerja.

PLN sebagai salah satu BUMN terus berupaya meningkatan pendidikan tanah air dan berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa serta menumbuhkan minat dan kepedulian kepada masyarakat Indonesia, khususnya di sektor ketenagalistrikan. Adapun tujuan dari PLN Mengajar ini adalah memberikan kesempatan pegawai, khususnya Direksi dan GM yang memiliki jadwal kerja yang padat untuk dapat berbagi pengetahuan kepada siswa dan masyarakat; meningkatkan wawasan di sektor ketenagalistrikan bagi sekolah dan perguruan yang dituju; agar siswa memiliki minat untuk berkontribusi di sektor ketenagalistrikan; dan agar masyarakat dapat meningkatkan kepedulian mengenai sistem ketenagalistrikan.

Berkat adanya Program BUMN Mengajar atas inisiasi Kementerian BUMN, ini membuktikan bahwa PLN dapat hadir untuk masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik dan pengabdian tertinggi yang salah satunya adalah kontribusi dalam bidang pendidikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here