Keren! 511 UMK Binaan Pertamina Naik Kelas

0
794
UMK binaan Pertamina, JeggBoy & Girl dari Salatiga. Layanan ojek lokal sudah memiliki 250 driver, di mana 40 persennya adalah perempuan.

Jakarta, Petrominer – Sebanyak 511 Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan Pertamina telah berhasil dan dinyatakan lulus dari UMK Academy 2022. Rangkaian aktivitas pembekalan yang digelar sejak Agustus 2022 lalu ini diikuti oleh 722 peserta. Pengumuman kenaikan kelas tersebut disampaikan dalam acara Graduation Day yang dilaksanakan secara daring, Jum’at (23/12).

Peserta yang dinyatakan lulus tersebut terdiri dari empat kelas, yakni Go Modern dan Go Digital masing-masing 141 UMK, Go Online 125 UMK dan Go Global 104 UMK. Peserta telah memenuhi minimal dua kriteria yang telah dijadikan acuan parameter di antaranya peningkatan omset, peningkatan jumlah pegawai, kapasitas produksi dan memasarkan produknya hingga ke luar negeri, serta melibatkan masyarakat sekitar untuk menghasilkan produk.

Dalam sambutannya, PTH Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Erry Widiastono, mengucapkan selamat kepada 511 peserta UMK Academy 2022 yang telah naik kelas. Erry juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mentor yang intens memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para UMK binaan selama lima bulan terakhir.

“Melalui UMK Academy diharapkan bisa menjadi tempat belajar bagi para UMK secara komprehensif sehingga dapat langsung di implementasikan kepada usaha yang sedang di jalani, serta kapasitas dan skill entrepreneurship UMK semakin meningkat dengan optimal agar siap mengakses pasar ekspor yang semakin terbuka lebar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, VP CSR & SMEPP Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan UMK Academy merupakan program Pembinaan UMK yang dilakukan secara terstruktur, berjenjang dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan dan harapan para Mitra Binaan. Pembinaan ini juga disesuaikan dengan tren dan tantangan pasar sesuai komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan UMK yang berkelanjutan, sehingga dapat membantu pengembangan UMK secara optimal.

“Kami berharap seluruh UMK dapat menjadi lulusan terbaik di bidangnya masing-masing, terus kreatif dan inovatif serta harus bisa memadukan kebutuhan antara supply dengan demand, dan bagaimana kita bisa melihat potensi market, bahkan kita harus bisa menjadi trend maker,” ujar  Fajriah.

Sumber Daya Lokal

Salah satu UMK yang dinyatakan lulus dari program Pertamina UMK Academy 2022 adalah Sahono, pemilik usaha JeggBoy & Girl. UMK asal kota Salatiga Jawa Tengah ini merupakan layanan ojek lokal yang melayani kebutuhan konsumen, mulai dari belanja di pasar tradisional, supermarket, makanan siap saji hingga jasa antar barang.

Saat ini, JeggBoy & Girl sudah memiliki 250 driver. Uniknya, sebanyak 40 persen drivernya adalah perempuan.

“Terima kasih kepada Pertamina, kami berharap tahun depan pelatihannya tidak hanya online tetapi juga kami bisa diberikan pelatihan secara offline, agar bisa bertatap muka dengan para pelaku usaha lain dan juga bisa berkolaborasi sehingga kami bisa tumbuh bersama,” ucap Sahono.

Hal senada juga diungkapkan oleh Arnie, Pemilik Kandora Coffe yang memproduksi kopi Torabika dan Arabika yang sudah diroasting. Unit usahanya dinyatakan lulus di kelas UMK Go Global.

Sejak awal, Kandora Coffe komitmen untuk mengembangkan sumber daya lokal. Tak heran jika unit usaha ini mempekerjakan delapan orang Ibu Rumah Tangga sekitar dan mengambil bahan baku kopi dari para petani lokal.

“Berkat pembinaan dari Pertamina usaha kami mampu lebih berkembang, dan melalui pelatihan yang diberikan kami banyak melakukan perubahan mulai dari kemasan hingga cara melakukan penjualan secara online untuk perluasan wilayah pemasaran,” tutur Arnie.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here