Jakarta, Petrominer – Kementerian Perindustrian mencatat ada 88.218 produk industri telah tersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 11 Setember 2025. Sertifikasi tersebut melibatkan lebih dari 15.000 perusahaan industri dari berbagai sektor.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan capaian ini memberi dampak signifikan. Antara lain menjaga keberlanjutan produksi, menyerap tenaga kerja, meningkatkan penerimaan pajak, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sertifikasi ini menyusul pemberlakuan kebijakan baru terkait TKDN melalui penerbitan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025 tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP),” ungkap Agus, Jum’at (12/9).
Sejalan dengan reformasi TKDN ini, Kemenperin juga mengumumkan terbitnya empat sertifikat TKDN untuk produk iPhone 17 yang diajukan PT Apple Indonesia. Sertifikat ini diterbitkan pada 11 September 2025 setelah produk tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan yang diatur.
Menurut Agus, penerbitan sertifikat ini tidak hanya menegaskan komitmen Apple untuk mematuhi regulasi nasional, tetapi juga melanjutkan investasi strategis Apple di Indonesia yang berada di luar skema TKDN, termasuk pembangunan Apple Developer Academy dan program pengembangan ekosistem talenta digital.
“Investasi Apple terus berjalan seiring dengan terbitnya sertifikat TKDN untuk iPhone 17. Ini membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi mitra penting bagi perusahaan global dalam membangun rantai nilai industri berbasis inovasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa reformasi TKDN dan komitmen investasi global seperti Apple ini akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri nasional di masa depan.
“Dengan reformasi TKDN, kami ingin memastikan industri Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu melompat maju dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan rakyat,” ujar Agus.








Tinggalkan Balasan