Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Semarang berkolaborasi dengan Serikat Pekerja Persada IV, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV membentuk Kampung Smart untuk membantu pelajar menjalani pembelajaran jarak jauh.

Semarang, Petrominer – Pandemi virus Corona atau Covid-19 memaksa para pelajar harus belajar di rumah dan menggunakan media daring (online). Hal ini tentunya meningkatkan kebutuhan akses internet sebagai sarana pendidikan dalam pembelajaran jarak jauh. Namun, banyak pelajar yang masih mengalami kesulitan karena tidak mampu membeli paket internet dan menggunakan perangkat gadget untuk membantu pembelajaran jarak jaruh tersebut.

Kondisi inilah yang mendorong Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Semarang untuk berkolaborasi dengan Serikat Pekerja Persada IV, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV membentuk Kampung Smart di Tambak Mulyo RT 04 RW 14 Keluarahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara, Semarang, Jawa Tengah.

Di Kampung Smart, ada WIFI gratis dan sarana belajar online. Dengan begitu, para pelajar yang tinggal di sekitar kampung tersebut bisa memanfaatkannya untuk menjalani pembelajaran jarak jauh secara optimal. Pembentukan Kampung Smart ini juga bertujuan mewujudkan kedaulatan energi bangsa.

Program Kampung Smart ini diresmikan, Sabtu (26/9). Dilakukan oleh Ketua Umum SP Persada IV, Datuk Fachrul Razy, sebagai mitra strategis sekaligus memberikan pemaparan terkait kedaulatan energi khususnya migas. Acara peresmian tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Semarang, Hernowo, selaku perwakilan Walikota Semarang, Ketua Kadin Arnaz Agung, Kepala Desa, Karang Taruna, Ketua-ketua RW, ibu-ibu PKK dan warga. Dalam presmian ini,

Fachrul menjelaskan, Kampung Smart adalah program pemberdayaan masyarakat untuk membantu pelajar di suatu kampung agar dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara optimal. Apalagi menurut PBB, dalam salah satu hasil surveinya, ada 10 juta pelajar Indonesia terancam putus sekolah karena tidak memiliki akses internet yang baik.

“Fakta di lapangan pun mengatakan demikian bahwasanya para pelajar membutuhkan akses internet murah dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara Presiden DEM Semarang, Abdurrohman Hizbulloh, mengatakan program ini sebagai wujud bahu membahu mereka sebagai warga negara. “Kami meyakini bahwa adanya WIFI gratis ini dapat membuka pintu wawasan dan edukasi semakin luas. Semoga dapat bermanfaat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.”

Pada kesempatan terpisah, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, menyatakan sangat mengapresiasi inisiatif yang dilaksanakan oleh DEM bersama SP Persada IV-Pertamina MOR IV. Program itu disebutnya sebagai langkah percepatan infrastuktur IT yang ada di desa.

Menurut Arie, program Kampung Smart sejalan dengan instruksi yang diberikan oleh Presiden FSPPB kepada seluruh Serikat Pekerja Anggota FSPPB agar dapat tetap fokus mendistribusikan BBM ke seluruh wilayah NKRI dan juga melakukan pendampingan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah kerja Serikat Pekerja anggota FSPPB.

“Pelajar dan mahasiswa adalah aset dan masa depan bangsa Indonesia, sehingga diharapkan semakin banyak pelajar yang dapat terhubung dengan masyarakat global melalui internet. Lebih jauh lagi, tidak hanya untuk Mahasiswa dan Pelajar, tetapi juga diharapkan internet dan teknologi informasi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sehingga mampu memberikan manfaat yang positif untuk ke depan serta mendorong kemajuan di berbagai sektor,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here