Warga antusias dengan hadirnya listrik PLN di desa mereka di Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Ruteng, Petrominer – Cahaya lampu listrik di malam hari kini mulai menyala di enam desa Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini tidak terlepas dari keberhasilan PLN dalam menjangkau dan melistriki daerah tersebut.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, PLN berhasil mengalirkan listrik bagi 303 Kepala Keluarga (KK) di enam desa, yaitu Desa Satar Punda, Desa Satar Punda Barat, Desa Liang Deruk, Desa Nampar Tabang, Deda Satar Kampas, dan Desa Satar Padut.

Kepala Desa Satar Punda, Fransiskus Hadilaus, mengaku kerinduan masyarakat akan listrik kini sudah terjawab dengan tersambungnya listrik dari PLN.

“Boleh dibilang, wilayah kami sekarang sudah merdeka dengan masuknya listrik. Masyarakat sudah bahagia, karena listrik PLN sudah nyala dan dinikmati warga,” tutur Fransiskus.

Sebelum listrik PLN masuk, masyarakat menggunakan lampu pelita untuk menerangi rumah dari gelapnya malam. Sementara sebagian masyarakat menggunakan genset dengan biaya yang relatif lebih mahal dibandingkan listrik PLN.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko menyampaikan bahwa melalui program listrik desa, PLN terus berupaya menghadirkan listrik untuk desa-desa terpencil. PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di kawasan 3T tersebut.

“Kami senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat. Seperti di Manggarai Timur, Pulau Flores. Ini menjadi hadiah untuk menyambut HUT RI ke-75. Semoga hadirnya listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga memberi manfaat dan kemajuan bagi warga,” ujar Jatmiko, Senin (10/8).

Untuk melistriki keenam desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 46.95 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 35,80 kms dan 17 buah gardu dengan total 675 kiloVolt Ampere (kVA).

Saat ini, Rasio Desa Berlistrik di Kabupaten Manggarai Timur telah mencapai 85,23 persen. Untuk desa-desa yang belum berlistrik, PLN secara bertahap membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa di Manggarai timur dan desa- desa lainnya di Nusa Tenggara Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here