Kegiatan well testing di sumur JAM-3, lapangan Jambaran East, di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur.

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menandai usianya yang genap 15 tahun dengan kegiatan well testing di tapak sumur Jambaran, lapangan Jambaran East. Ini merupakan kado terindah dari fungsi Drilling Operations PEPC.

Well testing ini merupakan salah satu capaian penting dari rangkaian Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB). Well testing dilakukan pada sumur JAM-3 yang terletak Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (14/9).

Hari itu, well testing dilakukan dengan proses clean up pada sumur JAM-3. Proses ini merupakan kegiatan pembersihan dari sisa-sisa material yang ada pada sumur saat dilakukan proses perforasi sebelumnya. Setelah selesai clean up, akan masuk pada tahap production testing pada sumur JAM-3. Dari sinilah akan diketahui secara jelas kapasitas produksi sumur.

“Sebuah capaian yang mengagumkan bahwa tim PEPC dapat menunjukkan kinerja optimal di tengah situasi pandemi seperti ini,” ujar Direktur Utama PEPC, Awang Lazuardi, acara syukuran secara virtual yang diikuti hampir seluruh pekerja, baik yang ada di site maupun di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Awang memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Perwira PEPC yang tak kenal menyerah dalam situasi yang serba sulit ini, dengan penuh dedikasi berusaha merampungkan pekerjaan di Proyek JTB.

“Terima kasih kepada seluruh Perwira PEPC dengan penuh semangat memberikan yang terbaik kepada perusahaan dan berusaha merampungkan proyek ini sebaik-baiknya. Jangan lupa juga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin, karena dengan itulah kita bisa menunaikan tugas dengan baik dan kembali bekerja dengan aman dan sehat,” ujarnya.

Dalam perjalanannya selama 15 tahun, PEPC berhasil menorehkan capaian kinerja penting diantaranya sebagai Mitra aktif ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam pengelolaan Lapangan Banyu Urip, penyumbang 25 persen produksi minyak nasional.

Sebagai operator salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), PEPC juga berhasil melakukan alih kelola dari EMCL dan BKS. Lalu melanjutkan dalam tahap EPC Gas Processing Facility serta berhasil mendapatkan project financing terbesar se-Asia Pasifik bagi proyek migas.

“Dan hari ini, PEPC kembali mempersembahkan salah satu milestone penting dalam Proyek JTB dengan melakukan well testing,” ungkap Awang.

Menurutnya, semua capaian tersebut tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder khususnya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Semoga momen ini menjadi pelecut PEPC untuk terus mampu meningkatkan kinerjanya demi memberikan karya terbaik bagi nusa dan bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here