Kick Off HUT PT Jamkrindo ke 51, Jum'at (30/4). Jamkrindo kian mempermudah UMKM mengajukan penjaminan suretyship melalui aplikasi Jamkrindo Online Suretyship (JOS). Perusahaan ini juga memiliki marketplace guarantee, yakni platform digital yang dibuat sebagai layanan akses modal usaha UMKM dan kebutuhan mengikuti pelatihan-pelatihan.

Jakarta, Petrominer – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terus berkomitmen memacu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas. Hal ini diyakini sebagai langkah penting karena UMKM merupakan pondasi perekonomian nasional dan berkontribusi bagi kebangkitan ekonomi nasional.

Direktur Utama Jamkrindo, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan bahwa Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan terbesar terlibat aktif dalam upaya mendorong agar UMKM bisa naik kelas. Penguatan UMKM ke depan dapat dilakukan dengan penguatan infrastruktur digital dan akses terhadap permodalan yang mudah dan tepat sasaran.

“Kami telah menyiapkan berbagai infrastruktur dan akses pendukung demi memberikan kemudahan pengajuan penjaminan. Tak lupa juga untuk mengakomodir kebutuhan UMKM dalam hal pemberdayaan sehingga kedepannya dapat menjadi UMKM Naik Kelas,” ujar Putrama dalam acara Kick Off HUT ke 51 Jamkrindo dan talkshow UMKM, Jum’at (30/4).

Sebagai salah satu inisiatif mendorong UMKM bisa naik kelas, Jamkrindo menggelar Talkshow Interaktif bertemakan ‘UMKM Naik Kelas untuk Tingkatkan Ekonomi Nasional’. Narasumber yang hadir antara lain Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo, Suwarsito, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya, Ketua Fokus UMKM, Roy Baskoro dan perwakilan UMKM Mitra Binaan Jamkrindo, Pemilik Zayidan (Muslim Wear), M. Yusuf Heru Purnomo

Dalam kesempatan itu, Suwarsito menjelaskan bahwa untuk mendorong #UMKMJamkrindoNaikKelas dan menjadi daya ungkit perekonomian nasional, Jamkrindo senantiasa meningkatkan aksesibilitas finansial UMKM dan koperasi melalui penyediaan penjaminan yang inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif dan efisien secara berkelanjutan.

“Dari sisi layanan, untuk mempermudah para UMKM mengajukan penjaminan suretyship, Jamkrindo memiliki aplikasi Jamkrindo Online Suretyship (JOS). Dengan adanya JOS, principal yang membutuhkan penjaminan proyek tidak harus datang langsung ke kantor Jamkrindo, melainkan cukup mendaftarkan diri melalui http://suretyship.jamkrindo.co.id,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Jamkrindo juga memiliki marketplace guarantee yaitu  http://www.umkmlayak.co.id yang merupakan platform digital yang dibuat sebagai layanan akses modal usaha UMKM dan kebutuhan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan. Dalam membantu UMKM mengakses pembiayaan, platform UMKM Layak menjembatani antara UMKM yang memerlukan pembiayaan dengan lembaga keuangan yang menyalurkan pembiayaan UMKM.

Eddy Satriya menegaskan bahwa penjaminan menjadi salah satu komponen yang didorong Pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kementerian Koperasi dan UMKM bersama stakeholder terkait dan juga pihak swasta serta asosiasi berkolaborasi untuk mendorong penyerapan produk-produk UMKM dan kebangkitan para UMKM dari dampak pandemi.

“Saya merasakan sendiri antusias seluruh sektor yang terlibat termasuk BUMN dan teman-teman Startup turut membantu,” jelas Eddy

Yusuf Heru Purnomo mengatakan di masa pandemi saat ini, kolaborasi menjadi komponen penting bagi pelaku UMKM, karena akan menghadirkan ragam kegiatan yang bermanfaat bagi pelaku usaha. Kegiatan tersebut bisa berupa pelatihan peningkatan kapabilitas dan kapasitas UMKM, bantuan akses permodalan dan pemasaran.

“Kita dari dari UMKM jangan mudah menyerah karena memang pandemi semua terkena dampaknya. Kita bisa belajar inovasi produk-produk lain,” katanya.

Sementara Roy Baskoro mengungkapkan pentingnya UMKM untuk bisa “3-Go” yaitu Go Modern, Go Digital, dan Go Global. Untuk mendukung UMKM naik kelas, diperlukan kolaborasi pentahelix.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here