Tantangan melakukan survei di darat cukup besar karena bersingungan langsung dengan fasilitas masyarakat sehingga harus dipastikan operasi berjalan aman.

Jakarta, Petrominer – SKK Migas menargetkan dapat memproses persetujuan 39 Plan of Development (POD) yang diajukan KKKS tahun 2021 ini. Percepatan persetujuan ini dilakukan untuk memastikan penggantian cadangan migas yang telah diproduksikan.

Kepala SKK Migas, Soetjipto, menyampaikan bahwa sesuai rencana, pada kuartal I-2021 telah disetujui lima POD. Ini menghasilkan tambahan cadangan migas sebesar 34,37 juta barrel oil equivalent (BOE). Persetujuan POD lainnya sedang diproses, di mana sebanyak 13 lapangan masih membutuhkan insentif.

“Berdasarkan perhitungan SKK Migas, pemberian insentif akan memberikan peluang negara menambah potensi cadangan sebesar 1.576,6 juta BOE, sehingga memberikan peluang negara mendapatkan tambahan produksi dan penerimaan,” ungkap Dwi dalam jumpa pers kinerja hulu migas kuartal I tahun 2021 yang digelar secara virtual, Senin (26/4).

Sementara untuk menambah cadangan dalam jangka menengah dan panjang, pada tahun 2021 SKK Migas juga mendorong KKKS melakukan serangkaian kegiatan eksplorasi. Mulai dari melakukan survei seismik 2D sepanjang 7,326 km dan 3D seluas 6,777 km2, serta pemboran 43 sumur eksplorasi.

Realisasi kegiatan pada kuartal I-2021, survei seismik 2D telah mencapai 1,565 km; survei seismik 3D telah mencapai 265 km2, sedang pemboran Eksplorasi telah terealisasi 5 sumur.

“Salah satu sumur yang menunjukkan hasil bagus adalah penemuan sumur Hidayah-1 yang saat ini sedang dalam proses evaluasi lanjutan,” jelasnya.

Sumur Hidayah berlokasi di Offshore Jawa Timur. Pengeboran dimulai sejak 7 Januari 2021 dan akhir Februari 2021 berhasil menemukan cadangan minyak.

Lebih lanjut, ujar Dwi, pada tahun 2021 SKK Migas juga mengawal agar pelaksanaan komitmen pasti blok Jambi Merang terus berjalan. Setelah pada tahun 2020 merealisasi survei seismik 2D di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur, maka pada tahun 2021 akan melakukan survei dan processing data yang diperoleh dari kegiatan tahun lalu, serta melakukan survei full tensor gravity gradiometri di area Bintuni dan Akimeugah (Papua) pada April 2021. Selain itu juga akan dilakukan survei seismik 2D vibroseis di Pulau Jawa sepanjang 1000 km yang didesain pertama kali khusus untuk eksplorasi potensi subvulcanic di Pulau Jawa.

“Pada bulan November 2021 nanti, hasil reprocessing seismik 2D Jambi Merang yang diselesaikan tahun lalu juga akan tersedia untuk investor,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here