Fasilitas pengolahan dan tanki penampung produksi minyak mentah di Blok Rokan, Riau.

Jakarta, Petrominer – Blok Cepu masih menjadi produsen minyak terbesar di Indonesia. Blok minyak dan gas bumi di Bojonegoro, Jawa Timur ini mampu mempertahankan produksi dan lifting minyak sesuai target yang ditetapkan.

Berdasarkan data produksi sampai 30 Juni 2020, Mobil Cepu Ltd., selaku operator blok migas tersebut, mampu merealisasikan produksi minyak sebesar 220.279 barrel oil per day (BOPD). Sementara realisasi lifting minyak hanya mencapai 99,9 persen dari target.

“Realisasi lifting blok Cepu sebesar 219.852 BOPD, dari target yang dipatok dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar 220.000 BOPD,” ujar Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, dalam paparan Capaian Hulu Migas Semester I-2020 yang disampaikan secara virtual, Jum’at (17/7).

Dwi menyebutkan, produsen minyak berikutnya adalah PT Chevron Pacific Indonesia. Melalui Blok Rokan, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ini memproduksi 179.682 BOPD. Sementara realisasi lifting 178.902 BOPD.

“Capaian ini berhasil melampaui target APBN sebesar 170.763 BOPD,” jelasnya.

Menurut Dwi, pengelolaan lifting menjadi kunci sukses dalam pencapaian target. Hal inilah yang mendorong para KKKS untuk mengelola liftingnya secara teliti. Dengan begitu, selama Juni 2020, hampir semua KKKS berhasil melakukan lifting sesuai rencana.

15 produsen minyak terbesar di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here