Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Migas memberikan apresiasi kepada 88 badan usaha atau bentuk usaha tetap (BU/BUT) minyak dan gas bumi (migas) berupa Penghargaan Keselamatan Migas. Acara penyerahan Penghargaan Keselamatan Migas 2020 digelar secara virtual untuk mencegah penyebaran Covid-19, Rabu (3/11).

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap keberhasilan suatu perusahaan yaitu KKKS dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir dalam menjamin kelangsungan keselamatan kerja di kegiatan usaha migas. Pemberian penghargaan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 516 K/38/M.PE/89 tentang Pemberian Tanda Penghargaan dalam Bidang Keselamatan Kerja Pengusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi.

Penghargaan tersebut diberikan dalam 2 kategori, yakni Pembinaan Keselamatan Migas (Patra Karya) dan Tanpa Kehilangan Jam Kerja Sebagai Akibat Kecelakaan (Patra Nirbhaya). Sebanyak 16 perusahaan menerima penghargaan Patra Karya dan 72 perusahaan menerima Penghargaan Patra Nirbhaya.

Berikut rinciannya:

1. Patra Karya

a. Patra Karya Raksa Tama sebanyak 8 perusahaan (ExxonMobil Cepu Limited, PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap, PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan, PT Badak NGL, PT Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju, PT Jakarta Tank Terminal, PT Pertamina Gas Wilayah Timur, dan PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai).

b. Patra Karya Raksa Madya sebanyak 7 perusahaan (JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi, PT Donggi Senoro LNG, PT Transportasi Gas Indonesia, PT Pertamina (Persero) RU VII Kasim, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I).

c. Patra Karya Raksa Pratama sebanyak 1 perusahaan (PT Maspion Energy Mitratama).

2. Patra Nirbhaya

a. Patra Nirbhaya Karya Utama Adinugraha sebanyak 22 perusahaan (OB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi, ExxonMobil Cepu Limited, PetroChina International Jabung Ltd., PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore, PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan, PT Badak NGL, PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit III Plaju, PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap, PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Dumai, PT Donggi Senoro LNG, PT Pertamina (Persero) RU VII Kasim, PT Bina Bangun Wibawa Mukti (Perseroda), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional I, PT Pertamina Gas Wilayah Timur, PT Transportasi Gas Indonesia, PT Pertamina Gas Project Management, PT Jakarta Tank Terminal, dan PT Maspion Energy Mitratama).

b. Patra Nirbhaya Karya Utama sebanyak 20 perusahaan (PT Pertamina EP Cepu ADK, BP Berau, Ltd., Kangean Energy Indonesia Ltd., EMP Bentu Ltd., Petrogas (Basin) Ltd, SAKA Indonesia Pangkah Ltd., JOB Pertamina – Medco E&P Simenggaris, PT SPR Langgak, Kilang PPSDM ESDM Migas Cepu, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II, PT Sumber Petrindo Perkasa, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional II, PT Pertamina Gas Wilayah Barat, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Transmission Management, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Gas Distribution Management Regional III, PT Kalimantan Jawa Gas, PT Mitra Energi Gas Sumatera, PT Perta Arun Gas, dan PT Orbit Terminal Merak).

c. Patra Nirbhaya Karya Madya sebanyak 17 perusahaan (EMP Malacca Strait S.A, Husky CNOOC Madura Limited, PT Pertamina EP Asset 5, Montd’Or Oil Tungkal Ltd, PT Pertamina EP Cepu, PT Medco E&P Lematang, Petronas Carigali Muriah Ltd., Petronas Carigali Ketapang II Ltd., Chevron Makassar Ltd., PT Perta-Samtan Gas, PT. Titis Sampurna, PT. Pertamina (Persero) – RDMP Balikpapan & Lawe-Lawe, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII, PT Nusantara Regas, PT. Bayu Buana Gemilang – Area Barat, PT. Bayu Buana Gemilang – Area Timur, PT Perusahaan Gas Negara Tbk – Project Management Office, PT. Optima Sinergi Comvestama).

d. Patra Nirbhaya Karya Pratama sebanyak 13 perusahaan (PT Pertamina Hulu Energi Abar, PT Visi Multi Artha, PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java, Mandala Energy Lemang Pte. Ltd., PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, PT Gasuma Federal Indonesia, PT Trans Pacific Petrochemical Indotama, PT Surya Esa Perkasa Tbk, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII, PT Energasindo Heksa Karya, PT Gagas Energi Indonesia, PT AKR Corporindo Tbk, dan PT PGN LNG Indonesia).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here