Kualanamu, Petrominer — PT Pertamina (Persero) telah meningkatan kehandalan layanan dan pasokan Avtur di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Sarana dan fasilitas baru tersebut diresmikan pengoperasiannya, Rabu (11/5), oleh Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang.
Sarana baru tersebut antara lain Conventional Buoy Moorings (CBM), Submarine Pipeline, Receiving Facility. CBM Kualanamu dibangun untuk menjamin kehandalan pelayanan, meningkatkan ketahanan stock serta kesesuaian (compliance) terhadap Industri Aviasi Internasional. Sarana baru ini juga mengamankan kendali dan penguasaan operasi distribusi Aviation fuel oleh Pertamina.
Penerimaan Avtur melalui CBM Kualanamu merupakan upaya peningkatan kehandalan layanan dan paoskan Avtur di DPPU Kualanamu yang semula di-pasok dari TBBM ke DPPU menggunakan Mobil Tanki. Selain meningkatkan layanan untuk pelanggan, beroperasinya CBM Kualanamu juga memberikan efisiensi ongkos angkut, peningkatan utilisasi tanki hingga rata2 > 65%, dan peningkatan ketahanan stock hingga rata2 > 20 hari (Kapasitas Tanki 5x @ 3000 KL).
Project Pembangunan CBM Kualanamu ini mencakup:
– CBM kapasitas 17.500 DWT berjarak ± 5 Km dari pantai labu dilengkapi dengan Anchor Chain, PLEM, Pig Launcher dengan koordinat 4 unit buoy tersebut sebagai berikut: CBM 1 03o43’ 18,24” LU 098o 53’ 12,45” BT CBM 2 03o43’ 12,49” LU 098o 53’ 18,19” BT CBM 4 03o43’ 09,03” LU 098o 53’ 14,75” BT CBM 4 03o43’ 14,79” LU 098o 53’ 09,02” BT
– Jalur Pipa darat dan submarine pipeline Avtur Æ16” sepanjang ±9,676 Km (jalur pipa darat dan sungai dari DPPU s.d Pantai Labu sepanjang 4,682 Km melalui desa pantai labu dan labu sibaji Dan jalur pipa submarine dari Pantai Labu s.d CBM sepanjang 4,993 Km)
– Receiving Facilities mencakup Pig Receiver, Cyclon 2 unit, Microfilter 2 unit dan Filter Water Separator 3 unit
– Dan dilengkapi dengan Sarana HSE & Alat Bantu Navigasi SBNP, Electrical & Instrumentation
CBM Kualanamu berada di wilayah pengawasan perairan KUPP Pantai Cermin, yang dibangun sejak tanggal 16 April 2014 dan selesai dicommissioning pada tanggal 11-13 Februari 2016 dengan hasil baik.








Tinggalkan Balasan