Bagian dari lapiran Keputusan Menteri ESDM Nomor 34 K/16.MEM/2020 tentang Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan Gas Bumi untuk Penyediaan Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Jakarta, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif telah menerbitkan Keputusan Nomor 34 K/16.MEM/2020 tentang Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan Gas Bumi untuk Penyediaan Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Kepmen ESDM tersebut ditandatangani tanggal 3 Februari 2020.

Berdasarkan Kepmen ini, Menteri ESDM menetapkan alokasi dan pemanfaatan gas bumi untuk penyediaan tenaga listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), yang tercantum dalam lampiran. Alokasi dan pemanfaatan gas bumi tersebut mengacu kepada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.

Surat penetapan alokasi dan pemanfaatan gas bumi untuk penyediaan tenaga listrik oleh PLN yang telah terbit dan belum memiliki perjanjian jual beli gas bumi dalam jangka waktu 24 bulan setelah tanggal terbit surat penetapan alokasi dan pemanfaatan gas bumi, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

PLN dan/atau pembeli gas bumi menyampaikan konfirmasi pengambilan volume alokasi Liquefied Natural Gas (LNG) kepada KKKS dan/atau penjual gas bumi setiap tahun paling lambat pada akhir bulan Oktober sebelum tahun berjalan alokasi.

Jika PLN dan/atau pembeli gas bumi mengonflrmasi tidak dapat mengambil volume alokasi LNG atau tidak menyampaikan konfirmasi, KKKS dan/atau penjual gas bumi dapat mengajukan permohonan perubahan alokasi dan pemanfaatan gas bumi PLN, untuk selain penyediaan tenaga listrik oleh PLN kepada Menteri ESDM.

Kebijakan ini juga menyatakan, PLN dan/atau pembeli gas bumi harus menyelesaikan perjanjian jual beli gas bumi dengan KKKS dan/atau penjual gas bumi, dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah Keputusan Menteri ini ditetapkan.

Dengan adanya Kepmen ini, Kepmen ESDM Nomor 1750 K/20/MEM/2017 tentang Penetapan dan Pemanfaatan Gas Bumi untuk Penyediaan Tenaga Listrik oleh PLN sebagaimana telah diubah dengan Kepmen ESDM Nomor 1790 K/20/MEM/2018 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1750 K/20/MEM/2017 tentang Penetapan dan Pemanfaatan Gas Bumi untuk Penyediaan Tenaga Listrik oleh PLN, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Selengkapnya lihat di tautan https://jdih.esdm.go.id/index.php/web/result/2022/detail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here