Palu, Petrominer – PT Pertamina (Persero) memaksimalkan jangkauan pendistribusian energi pasca gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Selain distribusi BBM, Pertamina juga memaksimalkan pendistribusian LPG 3 kg dengan cara regular melalui jalur pemasaran agen dan pangkalan yang masih beroperasi.

“Tidak hanya itu, Pertamin juga melakukan jemput bola ke beberapa titik dengan operasi pasar. Ini diharapkan bisa membantu warga yang sangat membutuhkan,” ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII, M. Roby Hervindo, Sabtu (6/10).

Menurut Robu, Pertamina mulai melakukan operasi pasar sejak Rabu lalu (3/10), dengan serapan meningkat cukup signifikan. Peningkatan ini karena lokasinya diperluas serta kondisi sebagian masyarakat yang mulai menggeliat melakukan aktivitas sehari-hari.

Jika pada awal operasi pasar hanya dilakukan di satu lokasi, kini dengan beroperasinya kembali SPPBE (Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji) Muhsans, lokasi operasi pasar bertambah. Pada hari Kamis (4/10), dilakukan operasi di lima lokasi (dua di Donggala, satu di Palu dan dua di Sigi). Keesokan harinya, Jumat (5/10), operasi pasar diperluas menjadi tujuh lokasi (empat di Palu, satu di Donggala, dan dua di Sigi). Masing-masing lokasi diberikan alokasi sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg, dan sebagian besar terjual habis.

Sabtu pagi (6/10), Pertamina kembali melakukan operasi pasar di 12 Titik yang tersebar di Palu, Sigi dan Donggala. Masing-masing lokasi akan disiapkan sekitar 560 tabung, kecuali di Pangkalan di Jalan SIS Al Jufrie yang disiapkan sekitar 1000 tabung.

Adapun lokasi Operasi Pasar LPG bersubsidi tersebut sebagai berikut :

Palu
1. Pangkalan Irzukhiarati Jl. SIS Al Jufrie
2. Pasar Masomba
3. Sungai Manonda
4. Asrama Haji depan Masjid Agung
5. Lapangan Voli Donggala Kodi
6. Kelurahan Buluri
7. SPBU Ki Hajar Dewantara
8. Kelurahan Silae

Sigi
9. Desa Dolo
10. Desa Sidondo

Donggala
11 Desa Tanamea Banawa
12. Tanjung Batu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here