Jakarta, Petrominer – Indonesia didaulat menjadi salah satu pusat pertumbuhan tercepat bagi industri cat dan pelapis di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini ditandai dengan berakhirnya penyelenggaraan Pacific Coatings Show & Conference (PCS) akhir Oktober 2025 lalu.
Selama tiga hari penyelenggaraan PCS 2025 menghadirkan ribuan peserta pameran dari sembilan negara, dengan total 52 perusahaan yang menampilkan teknologi manufaktur mutakhir, bahan baku, aditif, peralatan laboratorium, serta solusi ramah lingkungan. Sepanjang acara, ratusan produk dipresentasikan, dan hal tersebut mencerminkan cepatnya laju inovasi di sektor pelapis global.
Selaku penyelenggara, Direktur Traya Events, Etty Anggraeni, mengatakan PCS 2025 menjadi titik temu penting bagi para pemangku kepentingan industri. Tercatat lebih dari 2.700 pengunjung hadir, dan even ini menarik pelaku industri dari berbagai pasar dalam negeri maupun internasional.
Para pengunjung berasal dari berbagai segmen, mulai dari pemilik bisnis, pemasok industri, asosiasi, peneliti, akademisi, hingga perwakilan pemerintah. Hal tersebut menegaskan PCS telah menjadi platform utama untuk memperkuat jaringan bisnis, pertukaran teknologi, dan kolaborasi global dalam industri pelapis.
“Selama tiga hari pameran, kami mencatat banyak peluang bisnis dan kemitraan baru melalui program business matching, yang mempertemukan pelaku industri pelapis dari berbagai negara. Kami berharap hasil ini dapat memperkuat daya saing industri pelapis Indonesia di pasar global,” ujar Etty.
Tahun depan, Pacific Coatings Show akan kembali digelar pada 27–29 Oktober 2027. Edisi ini diproyeksikan menghadirkan lebih banyak peserta pameran, jangkauan negara yang lebih luas, serta peluncuran inovasi material terbaru, teknologi manufaktur, dan solusi keberlanjutan dari para pemimpin industri global.
PCS 2027 juga akan memperkenalkan zona tematik baru, program edukasi yang diperluas, dan area demonstrasi teknologi langsung, memungkinkan peserta merasakan secara langsung proses produksi, formulasi, dan aplikasi pelapis.
Potensi Besar
Sementara itu, Executive Director Exhibitions NürnbergMesse GmbH, Alexander Mattausch, menyoroti PCS 2025 sebagai momentum penting bagi industri pelapis Indonesia. Malahan, Indonesia disebutnya memiliki potensi besar sebagai pemain global.
“PCS menjadi platform kolaborasi lintas sektor yang mempercepat pertumbuhan dan inovasi industri pelapis. Kami melihat banyak peluang kemitraan internasional yang dapat dikembangkan lebih jauh di tahun-tahun mendatang,” ungkap Mattausch.
Tidak hanya itu, perusahaan Jerman, Ceronas GmbH & Co. KG, produsen dan pengembang aditif wax termikronisasi, juga memuji pasar Indonesia. Mereka menilai Indonesia memiliki potensi kuat untuk menjadi salah satu industri cat dan pelapis terbesar di dunia.
“Kami percaya ini adalah waktu yang tepat untuk berada di Indonesia selama pameran ini, dan kami melihat pelanggan di sini sangat haus akan pengetahuan. Kami yakin potensi besar yang dimiliki negara ini di masa depan,” ujar perwakilan Ceronas.
Sementara perusahaan Jerman lainnya, Ystral, menyoroti pesatnya pertumbuhan industri pelapis di Asia. Ystral menegaskan akan kembali pada PCS edisi berikutnya di tahun 2027, karena diyakini akan muncul lebih banyak produk dan inovasi baru di tahun-tahun mendatang.
Kursus Bersertifikat
Ajang PCS 2025 juga menyelenggarakan lebih dari 20 sesi seminar internasional dan enam kursus singkat bersertifikat, dengan menghadirkan pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Program edukasi berfokus pada tren teknologi global dan inovasi material, strategi keberlanjutan dan kimia hijau, solusi pelapisan ramah lingkungan, serta perkembangan makroekonomi dan dinamika harga industri kimia.
Lebih dari 500 peserta menghadiri sesi konferensi dan kursus singkat sepanjang pameran. Director Trade Shows di Vincentz Network, Matthias Janz, menekankan peran acara ini dalam memajukan wawasan industri.
“PCS membahas topik-topik penting industri secara mendalam, mulai dari inovasi material ramah lingkungan dan tren global hingga pelapis berkelanjutan dan dinamika pasar kimia. Acara ini menciptakan platform strategis bagi dialog antar para pemimpin industri dari seluruh dunia,” jelas Janz.








Tinggalkan Balasan