Jakarta, Petrominer – PT Indonesia Power terus mendukung segala kegiatan dalam rangka mempertahankan kelestarian pantai. Ini merupakan salah satu wujud komitmen korporasi terhadap lingkungan dan kelestarian alam di Indonesia.
Melalui salah satu unitnya, Priok Power Generation and O&M Services Unit (POMU), Indonesia Power melakukan penanaman mangrove bersama Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Selasa (12/7). Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan program penanggulangan bencana, perubahan iklim dan cuaca global.
Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, mengatakan mangrove mempunyai perandan fungsi vital untuk lingkungan. Salah satunya adalah melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan dan mencegah Intrusi air laut.
“Selain sebagai fungsi pencegahan bencana, mangrove ini juga dapat menyejukkan pandangan mata. Apa yang terjadi di pantai seperti abrasi, erosi dan penurunan tanah akibat tingginya pemakaian air tanah dapat dicegah serta mengurangi dampak resiko tersebut,” ujar Ahsin di sela-sela kegiatan penanaman mangrove tersebut.
Dia pun mengajak kepada semua unsur agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan untuk melestarikan lingkungan, seperti penanaman mangrove ini. Pasalnya, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap gas karbon dioksida dan penghasil oksigen, tempat hidup aneka biota laut, serta merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki akar kokoh sehingga dapat meredam gelombang besar termasuk tsunami.
“Mangrove juga sebagai tempat biota-biota yang hidup dalam ekosistem laut. Kami mengajak masyarakat dan dari semua unsur yang hari ini ada dari Kolinlamil, Lanal, Kepolisian serta Pemerintah Daerah bergandengan tangan dapat memelihara ekosistem supaya hijau dan lestari dan tentu memperbaiki kondisi lingkungan,” ungkap Ahsin.
Menurutnya, 2.000 mangrove yang ditanam kali ini sudah melalui riset dan cocok untuk kawasan pesisir utara Jakarta, dengan luas area penanaman kurang lebih 1 hektar. Indonesia Power akan terus menambahnya di lahan yang masih kosong yang memungkinkan untuk dilakukan penanaman.
“Penanaman mangrove ini juga dapat membantu mempercepat pengurangan emisi karbon, di mana target Pemerintah di tahun 2030 dapat berkurang sebesar 29 persen secara keseluruhan di Indonesia,” tegas Ahsin.
Kegiatan penanaman mangrove sinergi Indonesia Power dan Kolinlamil ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada 26 Juli 2022. Kegiatan ini untuk mendukung program penanggulangan bencana, perubahan iklim, dan cuaca global melalui kegiatan tanam mangrove bersama semua unsur masyarakat, termasuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang sangat konsen dan peduli terhadap kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan perairan.
“Terimakasih kepada Indonesia Power, PLN dan semua unsur yang hadir saat ini, kegiatan ini direspon sangat baik untuk menyambut tanggal 26 nanti saat penanaman pohon serentak yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut,” ujar Panglima Kolinlamil, Laksamana Muda TNI Agus Hariadi.








Tinggalkan Balasan