Kunjungan managemen Indonesia Power ke lokasi proyek PLTM Lambur.

Pekalongan, Petrominer – PT Indonesia Power memastikan kehandalan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Lambur mampu mendukung Pemerintah dalam mencapai target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23 persen di tahun 2025. Apalagi PLTM dengan kapasitas 2X4 megawatt (MW) bakal segera memasuki tahap Commercial Operation Date (COD).

“Saat ini, PLTM Lambur telah berdiri dan beroperasi dengan baik. Ini merupakan kado dari Indonesia untuk G20 yang acara puncaknya pada November 2022. Ini akan diumumkan sebagai bagian dari proyek EBT di PLN Group, dan akan diresmikan bersama-sama dengan pembangkit EBT lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, saat mengunjungi PLTM Lambur di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (23/7).

Ahsin pun minta kepada para Pekerja untuk bersiap dan selalu menjaga agar saat di event besar G20 nanti PLTM Lambur bisa menjadi showcase-nya.

Saat ini, menurutnya, PLTM Lambur telah memasuki tahap Uji Daya mampu Netto (DMN). Ini artinya sebentar lagi memasuki tahap COD dan siap mensuplai listrik ke sistem Jawa Bali melalui jaringan 20kV. PLTM yang memanfaatkan aliran sungai genteng ini bernilai investasi lebih dari Rp 168 miliar dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 85,30 persen.

Sebagai bagian penting dari sistem kelistrikan Indonesia di sisi pembangkitan, Indonesia Power terus berupaya dalam mendukung program Pemerintah untuk merealisasikan bauran EBT sebesar 23 persen pada tahun 2025 mendatang. Dengan menggali potensi pembangkit EBT, akan menjadi sebuah jawaban dari tantangan global saat ini selain banyak dikembangkannya co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Kepercayaan Pemerintah kepada PLN Group dalam hal ini Indonesia Power harus dipastikan berjalan sesuai apa yang telah direncanakan, karena hal ini merupakan wujud komitmen korporasi untuk mendukung target Pemerintah dalam bauran EBT dan juga Program Pemerintah Net Zero Emissions pada tahun 2060,” ujar Ahsin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here