Declaration of Intent bidang energi bersih dan energi terbarukan ditandatangani Menteri ESDM, Sudirman Said, dan Sekretaris Parlemen Kementerian Urusan Ekonomi dan Energi Republik Federal Jerman, Uwe Beckmeyer, Rabu (16/5).

Jakarta, Petrominer — Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman sepakat untuk saling mendukung dalam memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) dan konservasi energi. Kerjasama ini menjadi pondasi penting dalam rangka memenuhi kebutuhan energi sejalan dengan upaya mitigasi dampak perubahan iklim untuk kehidupan saat ini dan masa depan yang lebih baik.

Kerjasama itu dituangkan dalam Declaration of Intent bidang energi bersih dan energi terbarukan yang ditandatangani Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, dan Sekretaris Parlemen Kementerian Urusan Ekonomi dan Energi Republik Federal Jerman, Uwe Beckmeyer, di Jakarta, Rabu (16/5).

Dalam sambutannya, Uwe Beckmeyer menyampaikan bahwa pemanfaatan energi bersih merupakan keniscayaan dan perlu melibatkan generasi muda.

Dia menjelaskan, kerjasama ini mencakup beberapa point penting, di antaranya adalah Pemerintah Indonesia dan Jerman akan bekerjasama dalam mengembangkan EBT kecuali nuklir dan batubara. Realisasi kerjasama itu akan dilakukan oleh badan usaha milik negara dan pihak swasta dengan memberikan kemudahan investasi bagi kedua belah pihak.

“Bentuk kerjasamanya berupa penelitian, transfer teknologi, pameran maupun diskusi grup mendalam,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sudirman Said menyebutkan penandatangan Declaration of Intent ini diharapkan dapat mendukung tercapainya target di sektor energi terutama pemanfaatan energi bersih dan energi terbarukan untuk terciptanya ketahanan energi nasional

“Kami menyadari bahwa kebutuhan untuk energi terbarukan sudah sangat mendesak, peningkatan rasio elektrifikasi menjadi salah satu fokus kami. Dengan penggunaan energi bersih dan terbarukan hal itu sangat dimungkinkan terwujud,” tutur Menteri ESDM.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Jerman telah memiliki beberapa kerjasama di bidang energi bersih dan energi terbarukan, salah satunya dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk mempromosikan pemanfaatan EBT di Indonesia yang diharapkan berdampak positif pada penanggulangan perubahan iklim. Dalam kerjasama ini, Pemerintah Jerman memberikan hibah sebesar 3,4 juta Euro untuk kegiatan peningkatan kapasitas, fasilitasi, dan pra-studi kelayakan untuk proyek percontohan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here