Perkembangan harga minyak mentah Indonesia Periode 2018-2019.

Jakarta, Petrominer – Harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan September 2019 kembali menguat setelah sempat menurun bulan sebelumnya. Kondisi serupa juga terjadi pada harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Berdasarkan hasil perhitungan Formula ICP, rata-rata harga minyak mentah Indonesia bulan September 2019 tercatat sebesar US$ 60,84 per barel. Angka ini naik US$ 3,57 per barel dari US$ 57,27 per barel pada bulan sebelumnya.

Menurut Tim Harga Minyak Mentah Indonesia, ICP SLC juga mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi US$ 61,06 per barel. Naik US$ 3,09 per barel dari US$ 57,97 per barel.

“Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh rencana negara-negara OPEC dan non OPEC untuk memperpanjang pembatasan produksi yang akan dibicarakan kembali pada OPEC General Meeting di bulan Desember 2019,” tulis laporan Tim Harga yang didapatkan Petrominer, Minggu (13/10).

Penguatan harga minyak mentah di pasar internasional juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya. Di antaranya adalah laporan mingguan Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat yang menyebutkan adanya penurunan stok minyak mentah AS pada akhir September 2019 dibandingkan akhir Agustus 2019 sebesar 6,5 juta barel per hari, menjadi 419,5 juta barel per hari.

Penyebab lainnya adalah harapan membaiknya perang dagang antara US dan China menyusul rencana diadakannya Trade Talks pada bulan Oktober 2019. “Selain itu, terdapat penurunan jumlah oil rig count dunia pada bulan Agustus 2019 dibandingkan bulan Juli 2019 sebanyak 32 rig menjadi 2.362 rig,” jelas Tim Harga Minyak Indonesia.

Tidak hanya itu, kenaikan harga juga dipicu oleh serangan terhadap fasilitas produksi Aramco, Saudi Arabia. Periswita ini menyebabkan berkurangnya pasokan minyak mentah sebesar 5,7 juta barel minyak per hari, atau setara dengan 60 persen kapasitas produsi Saudi Arabia.

Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh peningkatan crude oil throughput di beberapa Negara di Asia. Antara lain China sebesar 3,4 persen, Singapura sebesar 2,4 persen dan Taiwan sebesar 13,3 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan September 2019 dibandingkan Agustus 2019:

  • Dated Brent naik US$ 3,77 per barel dari US$ 59,00 per barel menjadi US$ 62,77 per barel.
  • WTI (Nymex) naik US$ 2,13 per barel dari US$ 54,84 per barel menjadi US$ 56,97 per barel.
  • Basket OPEC naik US$ 2,80 per barel dari US$ 59,62 per barel menjadi US$ 62,42 per barel.
  • Brent (ICE) naik US$ 2,79 per barel dari US$ 59,50 per barel menjadi US$ 62,29 per barel.

    Perkembangan harga minyak mentah dunia berdasarkan publikasi Platt’s periode 2018-2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here