Gardu Induk 150kV Kawasan Industri Sidoarjo, Jawa Timur.

Zurich, Petrominer – Hitachi Energy berhasil menghadirkan gardu induk digital 150 kilovolt canggih untuk mendukung PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB). Gardu induk baru ini akan berkontribusi untuk memastikan kualitas daya yang handal dan mendukung pembangunan ekonomi yang lebih maju di Jawa Timur.

Gardu Induk 150kV Kawasan Industri Sidoarjo ini akan mensuplai listrik ke Kawasan Industri Sidoarjo (KIS) seluas 298 hektar. Pembangunan gardu ini sebagai bagian dari upaya PLN membangun infrastruktur yang tangguh dan mewujudkan manfaat industri 4.0.

“Proyek ini adalah contoh nyata dari bagaimana sebuah sistem digitalisasi memainkan peran kunci dalam membentuk sistem tenaga listrik. Ini juga menegaskan komitmen kami untuk mendukung masa depan energi berkelanjutan di Indonesia,” kata Managing Director Grid Automation Hitachi Energy, Massimo Danieli, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Kamis (13/1).

Massimo menjelaskan, peningkatan kehandalan gardu digital akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi lebih lanjut di Provinsi Jawa Timur, sebagai penyumbang hampir 15 persen dari produk domestik bruto nasional atau kontributor tertinggi kedua setelah Jakarta.

Gardu digital ini juga mendukung transisi Indonesia ke masa depan rendah-karbon dengan mengintegrasikan energi terbarukan secara baik dan juga berkontribusi pada dekarbonisasi jaringan listrik di kawasan ini. Dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar, gardu digital terbesar dari jenisnya di Indonesia timur ini mulai dibangun tahun 2020 dan selesai tahun 2021 yang penuh dengan tantangan.

“Sebagai salah satu mitra PLN, kami akan terus mendukung pengembangan infrastruktur energi Indonesia dan juga transformasi digitalnya,” tegasnya.

General Manager PLN UIP JBTB, Djarot Hutabri EBS, mengatakan kehadiran Gardu Induk Digital ini akan meningkatkan kehandalan, dan mengintegrasikan bentuk energi baru yang lebih bersih, serta memberikan layanan energi dengan cara yang lebih cerdas dan lebih aman.

“Dengan gardu digital ini, operator dapat mengambil data secara riil (real time) tentang listrik yang mengalir dalam jaringan sehingga bisa mengantisipasi dan mengambil keputusan lebih cepat. Ini penting bagi ketahanan dan kestabilan jaringan kelistrikan khususnya untuk mendukung kawasan industri yang sangat strategis di Jawa Timur ini,“ ungkap Djarot.

Gardu induk baru ini didasarkan pada protokol komunikasi terbaru untuk kontrol, perlindungan dan otomatisasi. Penggunaan proses jaringan komunikasi memungkinkan pertukaran dua arah data digital secara terus menerus antara peralatan primer, peralatan perlindungan, sistem SCADA dan pusat kontrol regional.

Kontrol tingkat stasiun dicapai melalui solusi otomatisasi daya MicroSCADA Hitachi Energy, di mana PLN bisa mendapatkan hasil yang cerdas dan otomatis, sehingga meningkatkan ketersediaan dan ketahanan infrastruktur daya mereka.

MicroSCADA, bersama dengan generasi terbaru dari unit terminal jarak jauh (RTU), mampu meningkatkan kehandalan dan efisiensi operasi PLN. Pemantauan terpusat juga memungkinkan gangguan dapat diidentifikasi dan ditangani dengan cepat, sehingga mengurangi dampak operasi dan meminimalkan gangguan dari kegagalan di setiap bagian dari jaringan. Hal ini sangat penting untuk memastikan pasokan listrik yang stabil ke kawasan industri dan meningkatkan ketangguhan dengan berbagi beban energi dan distribusi antara wilayah Bangil dan Porong Baru di Sidoarjo.

Tidak hanya itu, penyebaran peralatan dan teknologi digital di gardu induk PLN Kawasan Industri Sidoarjo memungkinkan biaya operasional dan pemeliharaan yang lebih rendah dan pembatasan risiko listrik dengan penggunaan kabel serat optik dibandingkan tembaga untuk pertukaran data operasional.

“Teknologi gardu digital dari Hitachi Energy membantu meminimalisir ruang. Selain itu, teknologi ini mampu memberikan Kawasan Industri Sidoarjo jaringan listrik yang dinamis, lebih aman dan lebih handal,” papar Djarot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here