Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meninjau pos pemantauan Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta.

Yogyakarta, Petrominer – Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan bahwa saat ini Gunung Merapi masih aman. Meski begitu, masyarakat dihimbau untuk tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer (km) dari kawah.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mentapkan status Gunung Merapi pada tingkat aktivitas Level II (WASPADA). Saat ini, gunung api itu masih mengalami erupsi namun tidak menerus.

“Batas radius aman Gunung Merapi yakni sejauh 3 km dari kawah. Pemerintah, dalam hal ini PVMBG, tidak akan melebarkan radius aman selama guguran lava tidak melewati zona radius aman 3 km tadi,” ujar Jonan saat meninjau guguran lava pijar Merapi di wilayah Cangkringan, Sleman, Jum’at malam (18/1).

Lebih lanjut, dia minta masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan petugas dari Pemerintah Daerah setempat. Pemantauan aktivitas Merapi dilakukan secara intensif dan setiap perkembangannya selalu disampaikan ke instansi terkait.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari petugas Pemerintah setempat dan masukan-masukan dari kami. PVMBG selalu memonitor dan mengevaluasi aktivitas Gunung Merapi. Masyarakat dan wisatawan masih aman beraktivitas di luar radius 3 km. Pemerintah belum berencana untuk menaikkan status Gunung Merapi yang saat ini masih di Level II (Waspada),” tegas Jonan.

Sementara Kepala PVMBG, Kasbani, menambahkan, sebagai upaya mitigasi, PVMBG memonitor aktivitas Gunung Merapi secara ketat serta meningkatkan koordinasi dengan instansi-instansi terkait.

“Aktivitas Gunung Merapi relatif masih kecil, saat ini Gunung Merapi memasuki fase erupsi sudah enam bulan berjalan. Erupsi yang terjadi erupsi efusif dengan pertumbuhan lava yang sangat lambat yaitu sekitar 2.500 hingga 3.000 meter kubik per hari, jadi masih sangat lambat,” ujar Kasbani.

Menurutnya, saat ini kubah lava Gunung Merapi masih belum penuh. Guguran yang terjadi beberapa hari ini tidak melebihi radius aman yang sudah ditentukan.

“Karena di atas puncak masih ada produk-produk vulkanik yang sudah ada, tentunya ada potensi terjadi banjir lahar. Karena itu diperlukan kehati-hatian bagi yang bermukim di sekitar lembah-lembah sungai yang berhulu di Gunung Merapi, terutama Sungai Gendol,” lanjut Kasbani.

Dia juga menegaskan, selain pemantauan aktivitas Gunung Merapi yang dilakukan secara intensif, seluruh alat pemantau aktivitas Gunung Merapi juga dipastikan beroperasi dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here