Manggarai Timur, Petrominer – PLN berhasil merampungkan pembangunan dan pengoperasian perdana (energize) Gardu Induk (GI) Borong di Desa Nangalabang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Gardu induk ini bertegangan 70 kilo Volt (kV).
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa pembangunan GI seluas 12.020 Meter persegi ini akan meningkatkan keandalan Sistem Kelistrikan Flores, terutama pada keandalan sistem distribusi dan kualitas tegangan pelayanan kepada pelanggan di Kabupaten Manggarai Timur.
“Dengan kehadiran GI ini, pasokan listrik bagi masyarakat akan lebih stabil dan andal. Guna meningkatkan keandalan suplai listrik ke pelanggan dari Gardu Induk Borong, PLN juga membangun 117 menara jaringan transmisi yang terbentang dari GI Ruteng ke GI Borong,” ujar Huda, Selasa (26/5).
Untuk membangun GI Borong dan jaringan transmisinya, PLN mengeluarkan investasi lebih dari Rp 200 miliar ini. Sistem kelistrikan di Kabupaten Manggarai Timur ini terdiri dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 40,612 kms (kilo meter sirkuit), Jaringan Tegangan menengah (JTM) 151,09 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 199,82 kms , serta 82 unit gardu dengan kapasitas 3.870 kVA.
Dalam lima tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi Provinsi NTT naik 29,29 persen. Dari sebelumnya 59,02 persen, sekarang sudah mencapai 88,31 Persen. PLN terus berupaya membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa dan kepala keluarga. Dengan makin andalnya sistem kelistrikan dan kualitas listrik yang semakin baik, maka diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang positif, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, dan menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.









Tinggalkan Balasan