Jakarta, Petrominer — PT PLN (Persero) tengah mengerjakan gardu induk (GI) untuk menopang sistem kelistrikan di Bandara Soekarno-Hatta. GI dengan kapasitas 2×60 MVA ini diperkirakan bisa beroperasi pada kuartal keempat tahun 2017.

“Penambahan GI dimaksudkan sebagai cadangan dari sistem yang sudah ada saat ini,” ujar ujar Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, Senin (15/8).

Made menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasi penambahan beban di bandara dengan menambah GI baru guna meningkatkan keandalan pasokan listrik dan menjaga agar pasokan listrik ke bandara selalu Prima.

Selama ini, total pasokan listrik ke Bandara Soekarno-Hatta dipasok dari 2 sub system berbeda yakni Lontar-Kembangan dan MuaraKarang-Gandul melalui 3 GI yaitu Cengkareng, GI tanggerang dan GI teluk Naga.

Menurut Made, pasokan tersebut melalui 4 saluran pemasok (feeder) Tegangan Menengah (TM) yang kemudian disalurkan melalui Gardu Hubung. Sistem pasokan melalui 4 Jaringan ini dimaksudkan untuk keberlangsungan suplai pasokan listrik yang memadai, artinya jika satu jaringan mengalami gangguan, maka perannya akan digantikan dengan jaringan lainnya.

“Untuk GI tambahan ini, PLN telah menyiapkan tambahan investasi sebesar Rp 150 miliar,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here