Pembangkit listrik Manjung 4, dengan kapasitas 1.000 MW, terletak di kompleks Manjung, Perak, Malaysia.

Perak, Petrominer — General Electric (GE) menyatakan telah melakukan serah terima pembangkit listrik Manjung 4 dengan kapasitas 1.000 MW kepada Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia. Sebelumnya, selama dua tahun, pembangkit listrik ultra-supercritical terbesar di Asia Tenggara ini sukses beroperasi secara komersial.

GE yang bertindak sebagai kontraktor EPC, bekerjasama dengan CMC Engineering sebagai mitra konsorsium dalam pembangunan pembangkit listrik tersebut. Mereka berhasil menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu dan tepat anggaran.

Pembangkit listrik Manjung 4, yang terletak di kompleks Manjung, Perak, Malaysia, merupakan pembangkit listrik ultra-supercritical tenaga batubara pertama di Asia Tenggara dan merupakan bagian penting dari kebijakan diversifikasi energi Malaysia. Manjung 4 adalah unit tunggal terbesar di Asia Tenggara dan mampu menghasilkan listrik untuk hampir dua juta rumah tangga.

“Pembangunan Manjung 4 memakan waktu empat tahun dan mulai beroperasi secara komersial pada 14 April 2015,” ujar Presiden dan CEO GE Steam Power Systems, Andreas Lusch, dalam siaran pers yang diterima Petrominer, Rabu (26/4).

Andreas Lusch menjelaskan, dengan menggunakan teknologi pembakaran ultra-supercritical dari GE, pembangkit listrik tersebut dapat menghasilkan listrik dengan emisi yang rendah hingga 10% dibandingkan rata-rata pembangkit listrik tenaga batubara di dunia. Setiap persen dari tingkat efisiensi tersebut bisa mengurangi emisi karbon dioksida hingga 2%.

“Selain itu, teknologi pembakaran ultra-supercritical juga bisa mengurangi biaya operasi keseluruhan dari pembangkit listrik ini,” tegasnya.

Andreas Lusch juga memaparkan bahwa Manjung 4 memiliki teknologi pengendalian lingkungan yang canggih, di mana teknologi ini bisa mengurangi emisi SO2 dan NOx hingga 70% dibandingkan unit Manjung lainnya. Sistem Seawater Flue Gas Desulfurization (FGD) dari GE bisa mendorong pengurangan emisi SO2 hingga lebih dari 90%. Hal ini memungkinkan Manjung 4 menghasilkan tingkat emisi sebesar 200mg/Nm3, jauh di bawah standar Bank Dunia yaitu sebesar 750 mg / Nm3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here