,

Gandeng TorajaMelo, Delta Dunia Bantu Perempuan Berwirausaha

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia) melalui anak usahanya, PT BISA Ruang Nuswantara (Biru), menandatangani kerja sama dengan TorajaMelo untuk mengembangkan platform penyedia merek lokal Ahana. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan usaha di bidang lingkungan dan kewirausahaan sosial.

Direktur Utama Delta Dunia, Ronald Sutardja, menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini, Biru akan memberikan dana dalam bentuk utang yang dapat dikonversi menjadi saham (convertible debt) senilai Rp 7,5 miliar yang akan dimanfaatkan untuk ekspansi bisnis, meningkatkan dampak sosial dan biaya operasional Ahana. Ini merupakan wujud nyata komitmen terhadap akselerasi Environmental, Social and Governance (ESG), baik dari sisi lingkungan berkelanjutan maupun dampak sosial termasuk mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia, terutama di daerah-daerah di mana pengembangan kapasitas dan akses ke pasar masih terbatas.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan bukan saja mendukung pengembangan wirausaha perempuan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarga, namun juga mendukung kelestarian lingkungan. Dengan demikian, kami dapat meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan komunitas,” ujar Ronald dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Sabtu (1/4).

Ahana merupakan platform penyedia merek lokal yang dikurasi dengan mengedepankan keberlanjutan lingkungan oleh TorajaMelo. Dalam perjalanannya TorajaMelo telah melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk menghadirkan cinderamata lokal berkualitas yang mengedepankan dampak positif bagi lingkungan.

Sebelumnya, Delta Dunia juga telah mendukung pemberdayaan komunitas perempuan melalui Wifepreneur yang dibina oleh anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Program ini memberikan kesempatan kepada para istri karyawan dan karyawan perempuan BUMA untuk mengembangkan kompetensi yang diperlukan untuk menjadi wirausaha yang berdaya saing.

“Hingga tahun 2022, 157 perempuan telah berpartisipasi dalam program ini dan menghasilkan 126 merek, termasuk produk makanan dan minuman, fesyen, jasa, dan cinderamata,” jelas Ronald.

Melalui BUMA, Delta Dunia, juga memiliki inisiatif Pemberdayaan Bisnis Berbasis Komunitas. Inisiasi ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas perempuan telah menghasilkan sejumlah brand seperti Eco Sae Migunani (bisnis daur ulang), Putri Maluang Batik (pengrajin batik), dan Asosiasi Perempuan Desa Inaran, yang berkomitmen untuk mendukung wirausahawan perempuan di Desa Inaran.

Kerja sama dengan TorajaMelo ini juga akan berkontribusi positif bagi istri karyawan dan karyawan perempuan yang tergabung dalam program Wifepreneur BUMA, di mana peserta yang terpilih dan ditunjuk oleh TorajaMelo akan mendapatkan pengembangan dan pelatihan wirausaha untuk meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Kami berharap kerja sama Delta Dunia melalui BIRU dengan TorajaMelo dapat mengakselerasi skala investasi berdampak positif sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular dan meningkatkan pemberdayaan perempuan. Dengan meningkatnya daya saing produk hasil karya wirausaha perempuan Indonesia, produk bernilai budaya semakin dicintai oleh masyarakat Indonesia dan dikenal kancah internasional sehingga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan warisan budaya Indonesia ke khalayak luas, termasuk pasar global,” ungkap Ronald.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *