, ,

Gandeng Ormat, Archi Indonesia Seriusi Bisnis Panas Bumi

Posted by

Jakarta, Petrominer – Sukses memperluas jangkauan usaha dan memperkuat sinergi sebagai perusahaan penambangan emas yang terintegrasi, PT Archi Indonesia Tbk. (Archi) mulai merambah bisnis panas bumi. Langkah strategis ini juga sebagai bentuk dukungan atas program pemerintah dalam mengidentifikasi potensi energi baru terbarukan (EBT).

Direktur Utama Archi, Rudy Suhendra, mengatakan bisnis panas bumi merupakan salah satu peluang bisnis yang menarik. Apalagi, menurutnya, belum ada perusahaan tambang emas di Indonesia yang menggarap bisnis panas bumi di area kontrak karyanya.

“Kami telah melakukan penjajakan awal kerjasama dengan PT Ormat Geothermal Indonesia untuk melakukan kegiatan pengeboran panas bumi (geothermal) di wilayah Toka Tindung,” ungkap Rudy usai  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Archi, Senin (19/6).

Dia bercerita, Ormat datang ke Archi tahun 2020. Kemudian minta izin untuk melakukan eksplorasi dan tahun 2022 mulai melakukan pengeboran (drilling). Hasil awal cukup mengesankan.

“Hasil pengeboran panas bumi sudah sesuai dengan rencana yang diharapkan, dan hasil studi kelayakan yang lebih detil diharapkan dapat diperoleh pada kuartal ke-4 di tahun ini,” jelas Rudy.

Rencananya di kuartal III-2023 nanti, Archi bersama dengan Ormat akan meresmikan pembentukan perusahaan patungan atau joint venture (JV). Dengan begitu, proses eksplorasi secara berkelanjutan di proyek panas bumi akan berjalan.

“Nantinya selain memiliki bisnis pertambangan emas, Archi bisa memberikan dampak positif bagi pengembangan energi baru terbarukan melalui proyek geothermal ini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *