Irving, Texas, Petrominer – ExxonMobil mengumumkan ambisinya untuk mencapai net zero emisi gas rumah kaca di seluruh aset yang dioperasikan pada tahun 2050 mendatang. Target ini didukung oleh pendekatan komprehensif untuk mengembangkan peta jalan pengurangan emisi secara terperinci untuk fasilitas dan aset-aset utamanya.
Ambisi net-zero tersebut dipaparkan ExxonMobil dalam Advancing Climate Solutions, Progress Report 2022, yang sebelumnya dikenal sebagai Energy & Carbon Summary. Aspirasi net-zero emisi gas rumah kaca tersebut diaplikasikan dalam Scope 1 dan Scope 2 serta dibangun berdasarkan rencana pengurangan emisi ExxonMobil tahun 2030. Hal ini juga mencakup net zero emissions untuk operasi Permian Basin dan investasi berkelanjutan dalam solusi rendah emisi yang lebih luas, termasuk carbon capture and storage, hydrogen dan biofuel.
“ExxonMobil komitmen untuk memainkan peran utama dalam transisi energi, dan Advancing Climate Solutions mengartikulasikan pendekatan kami untuk membantu masyarakat mencapai masa depan emisi yang lebih rendah,” kata Chairman and Chief Executive Officer ExxonMobil, Darren Woods, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Selasa (18/1).
Menurut Woods, pihaknya sedang mengembangkan peta jalan yang komprehensif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari aset yang dioperasikan di seluruh dunia. Untuk aset non-operator, ExxonMobil akan bekerja sama dengan mitranya untuk mencapai hasil pengurangan emisi yang serupa.
Laporan tersebut juga merinci tentang bagaimana strategi bisnis ExxonMobil yang tangguh ketika diuji terhadap berbagai skenario net-zero yang selaras dengan Paris Agrement, termasuk Laporan Khusus Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2018 dan dan skenario net zero International Energy Agency (IEA) tahun 2050.
Outlook Energi ExxonMobil, yang didasarkan pada kebijakan dan tren teknologi saat ini, terus menjadi dasar bagi rencana bisnis dan keputusan investasi perusahaan. Dalam laporan Advancing Climate Solutions, ExxonMobil menguraikan bagaimana rencana bisnis jangka pendek dan menengahnya dapat disesuaikan dengan perkembangan dalam kebijakan dan teknologi serta bagaimana perusahaan menggunakan rambu-rambu dan indikator utama untuk mengevaluasi kebutuhan bagi setiap perubahan di tahun-tahun mendatang.
Kebijakan pemerintah yang baik akan mempercepat penerapan teknologi utama dengan kecepatan dan skala yang diperlukan untuk mendukung masa depan yang bersih. ExxonMobil terus mendukung harga karbon (price on carbon) yang eksplisit untuk menetapkan insentif pasar dan mendorong investasi dalam teknologi rendah emisi.
ExxonMobil juga komitmen untuk membantu pelanggan mengurangi emisi rumah kaca mereka dengan berinvestasi dalam carbon capture and storage, hydrogen dan biofuel. Pakan berbasis bio dan limbah plastik memberikan peluang lebih lanjut untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.
“Saat kami berinvestasi dalam teknologi penting ini, kami akan mengadvokasi kebijakan berdampak tinggi yang dirancang dengan baik agar bisamempercepat penerapan solusi berbasis pasar dan hemat biaya,” kata Woods.
Dia mengaku percaya strateginya unik di antara industri lainnya dan memungkinkannya berhasil dengan berbagai skenario. ExxonMobil juga akan menciptakan nilai pemegang saham dengan menyesuaikan investasi antara portofolio berbiaya rendah dan peluang bisnis baru dengan emisi lebih rendah agar sesuai dengan laju transisi energi.
Untuk membantu mencapai net-zero untuk seluruh aset yang dioperasikan pada tahun 2050, ExxonMobil telah mengidentifikasi lebih dari 150 langkah potensial dan modifikasi yang dapat diterapkan pada aset-asetnya baik dalam operasi hulu, hilir, maupun kimianya.
Program awal yang sudah berjalan adalah memprioritaskan langkah-langkah efisiensi energi, mitigasi metana, peningkatan peralatan dan penghapusan ventilasi dan flaring rutin. Peluang pengurangan dengan dampak tinggi lebih lanjut di antaranya pembangkit listrik serta operasi elektrifikasi menggunakan energi terbarukan atau energi dengan emisi lebih rendah. ExxonMobil berharap untuk menyelesaikan peta jalan terperinci yang menangani sekitar 90 persen emisi gas rumah kaca pada akhir tahun ini, dan sisanya akan selesai tahun 2023.
Langkah awal untuk mencapai net-zero tahun 2050 termasuk dalam rencana perusahaan untuk menginvestasikan lebih dari US$ 15 miliar di tahun 2027 pada inisiatif rendah emisi. Kebijakan-kebijakan yang semakin mempercepat pengembangan dan penerapan teknologi rendah emisi dapat memberi ExxonMobil peluang investasi tambahan.








Tinggalkan Balasan