Excavator ini menggunakan komponen hybrid yang lebih tahan lama dan handal dalam memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan performa bertenaga dan membantu mengurangi jejak emisi hingga 13 kg per jam.

Jakarta, Petrominer – Meski saat ini kebijakan yang mengatur emisi gas buang baru belum menyasar pada penggunaan alat berat, PT United Tractors Tbk dan Komatsu justru mulai menghadirkan produk-produk yang ramah lingkungan. Ini dilakukan sebagai upaya membantu menciptakan ekosistem ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan lingkungan di Indonesia

“Bersama Komatsu yang merupakan pionir dalam menghadirkan excavator hybrid di Indonesia, kami terus melakukan inovasi agar dapat berperan aktif meminimalisir dampak negatif kepada manusia dan lingkungan dan berkontribusi secara bertahap mewujudkan Indonesia yang bebas dari emisi,” ujar Corporate Governance & Sustainability Division Head United Tractors, Sara K. Loebis, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Kamis (14/7).

United Tractors Tbk dan Komatsu telah meluncurkan produk excavator hybrid terbarunya, yaitu Komatsu HB365-1. Excavator ini menggunakan komponen hybrid yang lebih tahan lama dan handal dalam memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan performa bertenaga dan membantu mengurangi jejak emisi hingga 13 kg per jam. Excavator yang pertama di Indonesia untuk kelas 30 ton ini juga hemat konsumsi bahan bakar hingga 17 persen jika dibandingkan excavator model non-hybrid.

Sara mengatakan, sebagai perusahaan yang banyak berkecimpung pada penjualan alat berat untuk industri, United Tractors memiliki kepedulian khusus terhadap masalah lingkungan sebagai bagian dari implementasi inisiatif Environmental, Social & Governance (ESG). Karena itu, kehadiran Komatsu HB365-1 menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam pengembangan produk ramah lingkungan.

Hal senada juga disampaikan Marketing Division Head United Tractors, Etot Listyono. Menurut Etor, Komatsu memiliki budaya Continuous Improvement atau secara berkelanjutan melakukan peningkatan pada setiap produk yang diciptakan untuk target keberlangsungan dunia yang bebas dari emisi. Tidak hanya itu, Komatsu juga terus merancang, mengembangkan, menguji, dan menghadirkan next generation alat berat dengan prinsip menuju Net Zero Emissions.

“Sebagai distributor alat berat terbesar di Indonesia, kami sangat mendukung kehadiran produk berteknologi hybrid yang ramah lingkungan. Komatsu HB365-1 ini ditujukan untuk penggunaan di berbagai sektor seperti tambang batu bara dan mineral yaitu nikel, emas, timah dan bauksit serta pekerjaan konstruksi. Setiap produk yang dijual oleh United Tractors tentunya telah melalui proses studi dan riset yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia,” ujarnya.

Menurut Etot, Komatsu telah mengembangkan riset teknologi hybrid sejak tahun 1999 dan membutuhkan waktu hampir 10 tahun untuk mengembangkan produk excavator hybrid pertamanya.

Keunggulan

Dengan teknologi dan performa yang telah disempurnakan, Excavator Hybrid Komatsu HB365-1 memiliki berbagai keunggulan:

Pertama, Efficient & Ecological Friendly. Produk ini memberikan efisiensi bagi pelanggan yang membutuhkan alat muat besar yang handal dan bisa menghemat bahan bakar hingga 17 persen. Dengan berkurangnya tingkat konsumsi bahan bakar, maka jumlah emisi karbon yang dikeluarkan juga berkurang sehingga membantu dalam melestarikan lingkungan.

Kedua, Reliability & Safety. Teknologi yang disematkan menggunakan komponen hybrid kapasitor sebagai penyimpan energi dan melepaskan energi kembali. Komatsu juga membuat komponen hybrid dan komponen lainnya dengan tingkat keamanan yang tinggi dan tahan lama sehingga menghasilkan kinerja yang optimal.

Ketiga, Guaranteed Comfort. Pelanggan tidak perlu khawatir menggunakan produk ini karena United Tractors memberikan jaminan standar selama 1 tahun untuk unlimited hours dan perpanjangan jaminan 4 tahun atau 20.000 jam untuk komponen hybrid secara gratis. Selain itu, United Tractors juga menawarkan perpanjangan jaminan Preventive Maintenance Package (PMP) terhadap komponen utama hingga 3 tahun atau 12.000 jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here