Jakarta, Petrominer – Tim Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menginstruksikan agar Emergency Response Team (ERT) Siaga Bencana ESDM segera bergerak ke wilayah terdampak bencana tsunami yang melanda Kabupaten Pandeglang dan Serang (Banten) serta Lampung Selatan (Lampung).

“Berdasarkan hasil asessment ERT Siaga Bencana ESDM yang lebih dahulu tiba di lokasi, diperoleh laporan bahwa area terdampak sangat luas. Oleh karena, itu kami serukan agar ERT ESDM Siaga Bencana untuk segera bergabung,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Minggu (23/12).

ERT Siaga Bencana ESDM yang berada di dekat lokasi bencana diharapkan segera mengirimkan tim dan bergabung dengan ERT yang lebih dahulu berada di lokasi.

“Prioritas ERT Siaga Bencana ESDM yang mudah menjangkau area terdampak agar segera bergabung ke Posko ESDM Siaga Bencana yang akan didirikan di Pulau Umang, bersebelahan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang,” jelas Agung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasca tsunami yang melanda Pantai Barat Banten, ERT Siaga Bencana ESDM langsung bergerak ke lokasi bencana untuk membantu pemulihan. Tim yang telah tiba di lokasi langsung melakukan pemantauan dan melihat dampak yang ditimbulkan untuk menginformasikan kepada ERT Sektor ESDM lainnya bantuan apa yang menjadi prioritas untuk mempercepat pemulihan.

Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peristiwa tsunami yang terjadi di Pantai Barat Banten terjadi pada hari Sabtu (22/12) pukul 21.27 WIB dan tidak dipicu oleh gempa bumi.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati pantai hingga ditemukan penyebab pasti tsunami tersebut. BMKG bersama Badan Geologi, Kementerian ESDM masih terus akan mengkaji penyebab tsunami tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here