, ,

Erick: Pertamina Akan Bangun 10 Ribu Pertashop

Posted by

Blora, Petrominer – Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan program pembangunan Pertashop yang digagas dan sedang dijalan PT Pertamina (Persero) akan menyerap tenaga kerja lokal. Dari satu unit Pertashop, setidaknya dibutuhkan tiga orang pekerja. Padahal, dalam tiga tahun mendatang, Pertamina bakal membangun 10 ribu Pertashop.

Menurut Erick, pembangunan Pertashop yang ditargetkan Pertamina dalam tiga tahun ke depan sebanyak 10 ribu. Untuk memudahkan pencapaian tersebut, Pertamina bekerja sama dengan Pesantren dan Pengusaha Daerah.

“Kita membangun ekonomi yang seimbang. Dengan 10 ribu Pertashop ini, masing-masing 3 pekerja, berarti ada 30 ribu pekerja yang tercipta secara langsung,” ungkapnya saat meninjau Pertashop di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (22/8).

Erick menyatakan bahwa Pertamina terus berkomitmen untuk menghadirkan energi berkualitas secara merata hingga penjuru negeri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pertashop, yaitu lembaga penyalur BBM, LPG, dan produk Pertamina lainnya yang resmi dan hadir dalam skala kecil, utamanya untuk masyarakat pedesaan yang belum tersedia SPBU.

“Pertamina telah mengusung program One Village One Outlet (OVOO), di mana setiap desa atau kecamatan akan memiliki setidaknya 1 lembaga penyalur BBM maupun LPG,” jelasnya.

Erick dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, didampingi oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, meninjau Pertashop di Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, di sela kunjungan kerja mereka. Pertashop Kapuan No 4P.58304 yang berlokasi di sekitar 200 meter dari Bandara Ngloram merupakan Pertashop perdana yang beroperasi di Blora. Hingga saat ini, outlet tersebut dapat menyalurkan rata-rata 400 liter per hari bagi warga yang umumnya berprofesi sebagai petani dan pedagang.

Dalam kesempatan terpisah, Pjs. Senior Vice President Pertamina, Fajriyah Usman, mengungkapkan sedikitnya 2.901 Pertashop tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang sudah dan siap beroperasi untuk menghadirkan energi.

Di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah, sudah ada 443 Pertashop yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Fajriyah, kehadiran Pertashop yang lebih dekat dengan masyarakat dapat membantu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

“Masyarakat di pedesaan yang mayoritas profesinya adalah petani, nelayan, pedagang dan lainnya kini tidak perlu menempuh perjalanan jauh keluar desa untuk mengisi BBM di SPBU, karena kualitas dan harga bahan bakar yang dihadirkan di Pertshop dijamin setara dengan SPBU,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *