Peluncuran SPKLU di Sumatera Selatan, Jum'at (26/2).

Jakarta, Petrominer – Dukungan dari berbagai pihak terus mengalir terhadap upaya PLN mewujudkan ekosistem kendaraan listrik. Kali ini, dua Pemerintah Daerah, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sumatera Selatan.

“Selain di dua daerah tersebut, PLN terus aktif berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat terbentuknya ekosistem transportasi yang ramah lingkungan, hemat, dan efisien,” ujar Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Merespons tingginya daerah mengembangkan kendaraan listrik, Zulkifli menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya. Dia pun menegaskan bahwa PLN siap menjadi inisiator dan pelopor pengembangan ekosistem kendaraan listrik untuk mengurangi emisi karbon, menciptakan lingkungan udara yang bersih, dan menyediakan sistem transportasi yang lebih murah dan efisien.

Kesiapan PLN ditunjukkan dengan pembangunan 33 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di 11 kota, dan bekerja sama dengan pihak lain membangun 100 SPKLU di seluruh Indonesia. PLN juga menyiapkan platform aplikasi Charge.IN sebagai platform transaksi pengisian daya listrik. Tidak hanya itu, PLN sudah menyiapkan insentif diskon 30 persen bagi pengguna kendaraan listrik yang mengecas daya di rumah para penggunanya.

“Kami siapkan layanannya dari hulu hingga hilir, sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan pengguna kendaraan listrik,” ungkapnya.

Seperti diketahui, setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), PLN langsung tancap gas mulai dari pembangunan infrastruktur penunjang KBLBB, pendirian SPKLU, sampai dengan ujicoba kendaraan listrik jarak jauh.

Launching Era Kendaraan Listrik Untuk NTB Gemilang, Jum’at (26/2).

Di Mataram, Gubernur NTB Zulkieflimansyah meluncurkan program “Era Kendaraan Listrik untuk NTB Gemilang”, Jum’at (26/2) sebagai bentuk dukungan. Pada kesempatan tersebut, Zulkieflimansyah menegaskan bahwa kendaraan listrik menjadi keniscayaan menyongsong era sekarang ini dan kita harus siap menangkap peluang tersebut.

Pemprov NTB memberikan penghargaan untuk PLN dalam mendukung terwujudnya NTB Asri dan Lestari melalui program “Waste to Energy” dan memelopori penggunaan kendaraan bebas polusi di NTB. Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB mengukuhkan berndirinya komunitas kendaraan listrik NTB yang dinamai Mandalika.

NTB telah memiliki 170 titik SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) dan 1 SPKLU dan dipastikan akan terus bertambah. Sementara PLN juga bekerja sama dengan penyedia taksi online untuk mengoperasikan mobil taksi listrik di NTB, yang ditandai dengan konvoi 50 kendaraan listrik dari berbagai jenis, termasuk menggelar pameran kendaraan listrik buatan putra daerah NTB yang diikuti beberapa merk antara lain Matric B, Cidomo Listrik, Le Bui, NgeBUTS, dan ATV.

Sementara di Palembang, dukungan disampaikan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan, Hendriansyah, Jum’at (26/2).

Menurut Hendriansyah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah menyiapkan Peraturan Gubernur yang akan mendorong dan memberikan penekanan terhadap penggunaan kendaraan listrik untuk kendaraan dinas dan transportasi umum. Pemprov Sumatera Selatan juga menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas peluncuran SPKLU di Palembang, Sumatera Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here