Anggota Komisi VII DPR RI, Rofi' Munawar

Jakarta, Petrominer – Anggota Komisi VII DPR RI, Rofi Munawar, menyatakan kecewa dengan dicabutnya Peraturan Menteri (Permen) No 31/2013 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) diminta untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut.

“Permen 31/2013 sangat jelas mengatur bagaimana mengatur syarat ketat untuk memperkerjakan TKA di bidang Migas. Kalau dicabut, ini sama saja membiarkan memudahkan hadirnya pekerja asing dan menyingkirkan pekerja dalam negeri” ujar Rofi, Rabu (7/3).

Sebelumnya, Kementerian ESDM mencabut Permen 31/2013 dengan dalih untuk mempermudah prosedur masuknya TKA ke Indonesia dan mendukung masuknya investasi. Ini sejalan dengan kebijakan dari Kementerian Koordinator Perekonomian dengan alasan mendorong arus besar investasi masuk.

Namun, menurut Politisi PKS ini, kebijakan tersebut secara nyata hanya akan menyingkirkan pekerja lokal. Tidak hanya itu, kebijakan ini juga bertentangan dengan upaya Pemerintah mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang lebih besar dalam sisi sumber daya manusia (SDM).

“Penghapusan regulasi pengetatan TKA di sektor migas merupakan bentuk proses liberalisasi sektor migas yang sangat mengkhawatirkan dan miskin pembelaan terhadap pekerja local,” tegasnya.

Seharusnya, jelas Rofi, Menteri ESDM Ignasius Jonan mempersiapkan Permen baru yang lebih memperketat syarat masuknya TKA. Bukan malah memberi kemudahan kepada TKA.

“Yang saya cermati dari peraturan dan pemberitaan yang ada, Permen itu dicabut dan tidak ada penggantinya. Ini jelas membiarkan kehadiran TKA yang mengelola kekayaan alam yang seharusnya dinikmati oleh masyaralat termasuk kesempatan berkerja. Dan saya juga akan mengusulkan hal ini untuk dipertanyakan jika nanti ada pertemuan dengan Kementerian ESDM,” paparnya.

Lebih lanjut, Rofi menegaskan bahwa daripada memangkas regulasi TKA, ada baiknya Pemerintah dalam mendorong investasi di sektor migas adalah dengan alih teknologi. Agar pada akhirnya berdampak positif bagi tenaga lokal yang bekerja di sektor tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here