, ,

Dipasok Gas, BOB BSP Hemat US$ 1 Juta per Bulan

Posted by

Siak, Petrominer – Operasional Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako–Pertamina Hulu (BOB BSP) bakal tidak lagi mengalami masalah kelistrikan. Pasalnya, pembangkit listrik yang mendukung operasional Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tersebut sudah mendapatkan pasokan gas lagi.

General Manager BOB BSP, Raihan, mengatakan penyaluran gas ini memberi penghematan biaya produksi hingga US$ 1 juta per bulan atau US$ 12 juta per tahun.

“Mulai hari ini, BOB BSP-Pertamina Hulu di supply secara penuh oleh Pertagas, sebagai supplier gas yang baru dan kita harapkan secara biaya akan hemat hingga US$ 1 juta per bulan, sehingga tercapainya tingkat produksi minyak yang optimal dari blok CPP ini,” ujar Raihan dalam acara peresmian pengaliran gas, Jum’at (28/8).

Selain digelar secara langsung di lokasi, seremonial peresmian juga dilakukan secara video conference (daring) yang dihadiri oleh Sekjen dan Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial, Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, Gubernur Riau, Syamsuar, Bupati Siak, Alfedri, Direktur Bumi Siak Pusako, Iskandar, Direktur Pertagas, Wiko Migantoro, Direktur PHE CPP, Taufik Aditiyawarman, serta pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pengaliran gas ini.

Dalam kesempatan itu, Raihan menyatakan bersyukur mendapatkan suplai gas dari PHE Jambi Merang yang disalurkan menggunakan jalur pipa TGI (Trans Gas Indonesia) sampai Koto Gasip yang selanjutnya disalurkan oleh Pertagas ke ORF sepanjang 67 kilometer.

“Penyaluran gas ini akan meningkatkan jaminan ketersediaan listrik untuk kepentingan operasi dan menurunkan biaya operasi yang sebelumnya pembangkit listrik menggunakan BBM Diesel,” ungkapnya.

PT Pertamina Gas (Pertagas) secara resmi telah melakukan pengaliran gas (gas-in) ke lokasi pembangkit listrik BOB BSP. Pasokan gas ini juga akan mengurangi biaya operasi dalam rangka untuk meningkatkan produksi minyak bumi blok CPP di Siak, Riau.

BOB BSP-Pertamina Hulu dan Pertagas telah melakukan kerja sama yang dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) beserta amendemennya yang ditandatangani sejak bulan Oktober 2019. Dalam perjanjian tersebut, Pertagas menyediakan gas yang dibutuhkan oleh BOB BSP–Pertamina Hulu sebesar 6 MMSCFD untuk kebutuhan operasi pembangkit listrik di blok Blok CPP.

Untuk mengalirkan gas yang sumbernya berasal dari KKKS PHE Jambi Merang, Pertagas bekerja sama dengan PT BSP Zapin (anak perusahaan PT Bumi Siak Pusako) yang telah membangun pipa distribusi gas beserta fasilitasnya di titik TGI SV 1401 di Kecamatan Koto Gasib sepanjang 67 km menuju pembangkit listrik yang berada di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

Sementara itu, Nicke menjelaskan bahwa pembangunan pipa distribusi gas ini berjalan lancar dan selamat meski dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan begitu, pengaliran gas dapat dilaksanakan sejak 25 Agustus 2020, atau lebih cepat dari target sebelumnya yakni September 2020.

“Jadi proyek ini sudah selesai dilaksanakan dan selesai lebih cepat dari yang direncanakan selesai pada September 2020 namun sekarang sudah bisa dioperasikan. Pipa gas sepanjang 67 km ini tentu bisa menyerap anggaran yang dapat membantu peningkatan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

Menurut Nicke, Riau merupakan provinsi yang strategis bagi Pertamina grup, di mana banyak aktifitas pekerjaan migas yang dilakukan Pertamina dan anak usahanya baik di hulu maupun hilir. Dia juga berharap, program ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Siak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *