Banda Aceh, Petrominer – Menyambut kemerdekaan RI ke 74, PT PLN (Persero) mempercepat pembangunan listrik desa di wilayah Aceh. Target 100 persen Desa Berlistrik yang pada semula dijadwalkan tercapai di tahun 2020, diharapkan bisa dipercepat menjadi Oktober 2019.

Hingga 17 Agustus 2019, PLN telah berhasil melistriki sebanyak 6.495 desa di Provinsi Aceh. Dengan begitu, tersisa dua desa yang masih belum bisa menikmati listrik dari PLN.

Menurut General Manager PLN Wilayah Aceh, Jefri Rosiadi, percepatan elektrifikasi desa ini sebagai upaya PLN dalam meningkatkan geliat ekonomi masyarakat desa. Ini juga sebagai bukti bahwa PLN hadir untuk negeri hingga ke pelosok.

“Dengan desa berlistrik, kehidupan masyarakat desa tentu semakin baik, geliat ekonomi pedesaan semakin membaik, dan percepatan program 100 persen Desa Berlistrik ini juga akan menjadi bukti bahwa PLN sebagai BUMN benar-benar hadir untuk negeri,” tegas Jefri, Sabtu (17/8).

Sebelumnya, pada Juni 2019, PLN berhasil meresmikan listrik masuk ke Desa Sikundo. sehingga sisa desa yang belum dilistriki. Kedua desa tersebut adalah Desa Tampur Boor di wilayah Aceh Timur dan Desa Suka Makmur di Aceh Singkil. Jumlah Kepala Keluarga (KK) dari kedua desa tersebut sebanyak 60 KK.

Jefri menjelaskan pihaknya kerap menemui sejumlah kendala dalam membangun Desa Berlistrik di Aceh. Yang utama adalah akses jalan untuk mengangkut peralatan dan material listrik.

“Jadi sampai sekarang kendala utama kita dalam mewujudkan 100 persen Desa Berlistrik adalah akses jalannya. Belum ada infrastruktur jalan yang memadai untuk membawa material jaringan listrik ke desa-desa, sehingga kita harus menggunakan kendaraan roda dua, perahu motor, bahkan ada juga yang menggunakan kerbau untuk menarik gerobak guna mengangkut material jaringan tersebut,” terangnya.

Akses ke pelosok memang kerap menjadi permasalahan utama dalam melistriki desa terpencil. Meski begitu, di Aceh hal tersebut telah berhasil diatasi dengan baik.

“Alhamdulillah di Aceh ini, PLN telah berhasil mengatasi kendala akses tersebut. Terbukti hingga 17 Agustus 2019 alhamdulillah rasio desa berlistrik sudah mencapai 99,97 persen, atau tinggal dua desa yang masih tersisa. PLN optimis dapat segera 100 persen di Oktober 2019,” janji Jefri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here