Jakarta, Petrominer – Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada (UGM), Fahmy Raddy, menegaskan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan pertambangan mineral dan batubara (minerba) sebaiknya diprioritaskan untuk proses reklamasi pasca tambang. Program CSR juga sangat bermanfaat jika direalisasikan dalam bentuk pemberian beasiswa untuk masyarakat sekitar area operasi.
“Penggunaan dana CSR sebaiknya untuk konversi lahan eks pertambangan serta beasiswa untuk anak dan pemuda di sekitar pertambangan,” ujar Fahmy saat dihubungi PETROMINER, Senin (27/6).
Menurutnya, program reklamasi pasca tambang perlu jadi perhatian utama karena adanya kasus-kasus lahan eks pertambangan yang tidak direklamasi sehingga memakan korban. Mengutip data dari JATAM Kalimantan Timur, dalam kurun waktu tahun 2011-2021, ada 40 korban jiwa melayan akibat lahan eks tambang yang tidak direklamasi.
Aspek pendidikan juga perlu ditingkatkan karena ada beberapa provinsi penghasil tambang minerba yang belum optimal tingkat pendidikan masyarakatnya. Daerah tersebut antara lain Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, serta Papua.
“Ketiga daerah tersebut masuk ke dalam 10 besar daerah dengan tingkat pendidikan terendah di Indonesia,” ungkap Fahmi.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyatakan bahwa secara ekonomi, CSR tidak berdampak langsung terhadap pemulihan ekonomi jangka pendek. Namun, pelaksanaan program tanjungb jawab sosial perusahaan ini tetap harus diawasi secara ketat atau dikelola langsung oleh Dirjen Minerba untuk perusahaan-perusahaan tambang.
“Dengan peruntukan untuk keduanya, CSR perusahaan tambang bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pemulihan ekonomi. Tidak perlu dibentuk tim khusus, serahkan saja kepada Ditjen Minerba Kementerian ESDM,” ujar Fahmy.
Dia berharap dengan pengawasan yang ketat atau dikelola langsung oleh Dirjen Minerba, efektivitas dari program CSR akan memberikan dampak positif di masa yang akan datang serta meminimalisir praktik pertambangan yang tidak bertanggung jawab.









Tinggalkan Balasan