Covid-19 Menekan Permintaan LNG Dunia

0
668

London, Petrominer – Permintaan LNG dari tiga importir terbesar dunia diperkirakan mengalami penurunan tahun 2020 ini. Lesunya permintaan LNG, yang disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19, akan menyebabkan penurunan impor di Cina, Jepang, dan Korea Selatan tahun ini, dibandingkan tahun 2019.

Independent Commodity Intelligence Services (ICIS) memperkirakan penurunan permintaan LNG dunia tersebut akan menyebabkan terjadi kelebihan pasokan dan tekanan terhadap harga gas alam dan LNG. Kondisi ini tentunya akan membuat pusing para produsen LNG dalam memasarkan produksinya.

Dalam laporannya yang diterima Petrominer, Rabu (8/4), ICIS memperkirakan permintaan LNG oleh Cina tahun 2020 hanya mencapai 58,1 juta ton, turun 3,2 juta ton dibandingkan impor tahun 2019. Sebelumnya, dalam tiga bulan pertama tahun 2020, impor Cina pun telah turun 4,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara importir LNG terbesar dunia, Jepang, diperkirakan hanya akan menerima 76,2 juta ton LNG tahun 2020, turun dari 77,1 juta ton tahun 2019. Selama kuartal I-2020, impor LNG negara tersebut turun 2,6 persen menjadi 21,6 juta ton.

Untuk Korea Selatan, ICIS memperkirakan impor LNG akan turun 1,9 juta ton menjadi 38,5 juta ton. Namun impor selama tiga bulan pertama tahun ini naik tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2019 lalu.

“Tahun 2019 lalu, China, Jepang, dan Korea Selatan mengimpor total 179 juta ton LNG, yang merupakan 51 persen dari 354 juta ton LNG yang diimpor secara global,” tulis laporan tersebut.

Impor LNG oleh Tiga Importir Terbesar Dunia (dalam juta ton)

Actual 2018 Actual 2019 Forecast 2020 Forecast 2021
Japan 82,7 77,1 76,2 73,0
South Korea 44,4 40,4 38,5 39,3
China 57,6 61,3 58,1 64,0

Source: ICIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here